oleh

Zudan sebut data vaksin COVID-19 harus bersumber dari NIK Dukcapil

Slot SimakNews.com – Zudan sebut data vaksin COVID-19 harus bersumber dari NIK Dukcapil,

Direktur Jenderal Kependudukan & Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh. ANTARA/HO-Kemendagri

Kita semua sepakat untuk data vaksin (COVID-19) harus bersumber dari NIK DukcapilJakarta (ANTARA) – Direktur Jenderal Kependudukan & Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Zudan Arif Fakrulloh mengatakan bahwa sudah ada kesepakatan data vaksin harus bersumber dari Nomor Induk Kependudukan (NIK) Dukcapil.

“Kemarin dengan Kemenkes, Kominfo, BPJS Kesehatan & PT Telkom bersama Ditjen Dukcapil. Kita semua sepakat untuk data vaksin (COVID-19) harus bersumber dari NIK Dukcapil,” mengatakan Zudan dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Oleh karena itu, dia menyebut pada Jumat (6/8) akan ditandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan aplikasi PCare BPJS Kesehatan & aplikasi PeduliLindungi Kementerian Komunikasi & Informatika (Kemenkominfo) serta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dengan Dukcapil untuk integrasi data dengan NIK.

Ia mengatakan Kemendagri mendukung penuh aplikasi PeduliLindungi & PCare & meminta permasalahan salah NIK & warga belum punya NIK dalam proses vaksinasi untuk dapat dicarikan solusi yg tepat untuk masyarakat.

Dengan integrasi data mengpakai NIK Dukcapil diharapkan masalah-seperti ini akan dapat diminimalkan, tutur-nya.

Baca juga: Kominfo telusuri NIK dipakai WNA untuk vaksinasi

Baca juga: Junimart: Kemendagri koordinasi ke instansi tak layani KTP manual

Dukcapil juga akan menolong pengenalan Surat Edaran Kemenkes tentang pelaksanaan vaksinasi & Perjanjian Kerja Sama kepada Dinas Dukcapil Daerah seluruh Indonesia supaya saling menolong terselenggara-nya vaksinasi.

Ditjen Dukcapil Kemendagri sudah menyelesaikan masalah seorang warga di Bekasi bernama Wasit Ridwan yg gagal divaksin lantaran NIK miliknya dipakai oleh orang lain.

Menurut keterangan Zudan, Wasit sudah berhasil divaksinasi COVID-19 kemarin.

“Kemarin kasus sudah selesai, setelah dicek oleh Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Bekasi data Pak Wasit benar NIK tersebut adalah miliknya. Langsung koordinasi dengan Dinkes Bekasi. Yang bersangkutan sudah divaksin. Kemenkes nanti yg melacak kemungkinan penyalahgunaan NIK tersebut di tempat vaksin,” ujar Zudan menjelaskan.

Zudan juga langsung merapatkan masalah penyalahgunaan data NIK itu untuk mencegah hal serupa di kemudian hari.

Baca juga: Anggota DPR: Pengelola data vaksin integrasikan dengan Kemendagri

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2307326/zudan-sebut-data-vaksin-covid-19-harus-bersumber-dari-nik-dukcapil

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *