oleh

Wapres: Wakaf uang berpotensi besar dikembangkan di Indonesia

Slot SimakNews.com – Wapres: Wakaf uang berpotensi besar dikembangkan di Indonesia,

Tangkapan layar Wakil Presiden K.H. Maruf Amin saat memberikan arahan pada acara Gerakan Sadar Wakaf: Sumatera Berwakaf secara virtual, Jumat (13/8/2021). ANTARA/Youtube Diskominfotik Provinsi Riau/pri.

Wakaf uang memiliki potensi yg cukup akbar untuk dikembangkan di Indonesia. Pada 2018, Badan Wakaf Indonesia menyampaikan potensi wakaf uang nasional diperkirakan mencapai Rp180 triliun per tahunJakarta (ANTARA) – Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan wakaf uang memiliki potensi akbar untuk berkembang di Indonesia, yg potensinya dapat mencapai Rp180 triliun setiap tahunnya.

“Wakaf uang memiliki potensi yg cukup akbar untuk dikembangkan di Indonesia. Pada 2018, Badan Wakaf Indonesia menyampaikan potensi wakaf uang nasional diperkirakan mencapai Rp180 triliun per tahun,” mengatakan Wapres saat memberikan arahan pada acara Gerakan Sadar Wakaf: Sumatera Berwakaf secara virtual, Jumat.

Wapres mengatakan praktik wakaf di Indonesia mulai bergeser, dari yg awalnya pada benda tidak bergerak jadi benda produktif & bernilai ekonomi.

“Kini wakaf dapat dilakukan melalui benda yg dinilai lebih produktif & memiliki nilai ekonomi serta memudahkan siapa saja untuk berwakaf, yaitu melalui wakaf uang,” jelasnya.

Baca juga: Wapres: Selain ibadah, wakaf berperan dorong pembangunan negara

Untuk mengoptimalkan gerakan wakaf secara berkelanjutan tersebut, Wapres mengatakan seluruh pihak berkaitan harus memperhatikan peningkatan literasi, pengembangan teknologi pengelolaan wakaf serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) di bidang wakaf.

Terkait literasi wakaf, Wapres mengatakan masyarakat Indonesia masih kurang memahami pentingnya wakaf & memiliki persepsi keliru tentang wakaf.

“Sebagian akbar persepsi wakaf masyarakat Indonesia masih bersifat tradisional, wakaf cuma berorientasi pada aset seperti tanah, gedung & lain-lain, sehingga wakaf cuma dilakukan oleh golongan orang tua & kaum the haves atau golongan berada,” mengatakan Wapres.

Selain itu, perkembangan teknologi 4.0 juga memaksa masyarakat, khususnya di kondisi pandemi, untuk mengubah perilaku dari secara manual atau tatap muka jadi sistem digital.

“Dibutuhkan sistem digital supaya transaksi jadi lebih mudah, transparan, & terjaga akuntabilitasnya,” tambahnya.

Terakhir, SDM dengan kompetensi spesifik untuk mengelola wakaf secara lebih profesional perlu dilakukan supaya mendapatkan kepercayaan publik.

“Untuk menghasilkan sumber daya manusia berkompeten di bidang wakaf, kiranya perlu didukung oleh pemerintah setempat ataupun lembaga filantropi yg menaunginya,” ujarnya.

Baca juga: Wapres: Digitalisasi UMKM strategis untuk pemulihan ekonomi
Baca juga: Wapres harap tekad memajukan UMKM tak pernah surut meski pandemi

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2324338/wapres-wakaf-uang-berpotensi-besar-dikembangkan-di-indonesia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *