WhatsApp Image 2020 08 19 at 15.57.55 -
in

Wapres sebut lima poin perbaikan untuk kejar ketertinggalan inovasi

Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyampaikan pidato kunci pada Forum Cendekia Kelas Dunia Tahun 2020 dari Jakarta, Rabu (19/8/2020) (Asdep Komunikasi & Informasi Publik (KIP) Setwapres)

Jakarta (ANTARA) – Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyampaikan lima poin perbaikan yg perlu dilakukan oleh para ilmuwan & peneliti Indonesia dalam upaya mengejar ketertinggalan perkembangan dari negara-negara lain.

Advertisements

“Untuk mengejar ketertinggalan kita terkait inovasi, saya melihat ada beberapa hal yg perlu diperbaiki. Pertama, terus perbaiki & tingkatkan kualitas pendidikan di Tanah Air. Kita harus terus mengerjakan upaya link and match antara pendidikan dengan industri & masyarakat,” mengatakan Ma’ruf Amin saat menyampaikan pidato kunci pada Forum Cendekia Kelas Dunia Tahun 2020 dari Jakarta, Rabu.

Pemerintah memberi perhatian akbar kepada penyesuaian antara kurikulum pendidikan dengan kebutuhan industri & masyarakat, sehingga penelitian & perkembangan hasil ilmuwan Indonesia dapat tepat guna, mengatakan Ma’ruf.

Baca juga: Wapres minta cendekiawan luruskan informasi salah tentang COVID-19

Kedua, Ma’ruf mengatakan perlu ada kerja sama untuk memperluas jejaring riset & inovasi. Kerja sama tersebut dapat dilakukan antarlembaga riset maupun antarindividu, baik di tingkat nasional & global.

Ketiga, pemanfaatan teknologi digital & informasi harus terus ditingkatkan untuk kepentingan pengembangan riset & inovasi, tambahnya.

“Pemerintah terus berupaya untuk memastikan tersedianya layanan & infrastruktur teknologi informasi, supaya masyarakat lebih mudah mendapatkan akses,” tukasnya.

Keempat, pencerahan & partisipasi masyarakat kepada pengembangan riset juga perlu dibangun sejak dini.

Baca juga: Kemristek dorong percepatan hilirisasi hasil riset & inovasi

Menurut Ma’ruf, selama ini riset dianggap sebagai sesuatu yg rumit & kompleks, sehingga tidak menarik bagi masyarakat pada umumnya.

“Riset sudah harus dikenalkan sejak dini dengan mendorong rasa harap tahu anak-anak kita, supaya kelak perkembangan dapat jadi bagian dari gaya hidup mereka,” ujarnya.

Terakhir, Ma’ruf mengatakan edukasi & pemahaman tentang sains & ilmu pengetahuan penting untuk dikenalkan kepada masyarakat luas.

Dengan literasi riset yg cukup, maka akan semakin berkurang kelompok masyarakat dengan kecenderungan antisains, memercayai hal-hal berbau konspirasi serta tidak logis & kritis dalam menganalisa suatu fenomena.

Baca juga: Menristek: PRN dorong penguatan ekonomi melalui substitusi impor

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/1677650/wapres-sebut-lima-poin-perbaikan-untuk-kejar-ketertinggalan-inovasi

Report

What do you think?

888 points
Upvote Downvote

Written by dono

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0