oleh

Wapres: Kasus COVID-19 di RI jangan seperti fenomena gunung es

Slot SimakNews.com – Wapres: Kasus COVID-19 di RI jangan seperti fenomena gunung es,

Tangkapan layar Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengerjakan audiensi dengan para ulama & tokoh agama Islam terkait pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di tengah pandemik COVID-19 di Istana Wapres Jakarta, Senin (12/7/2021). ANTARA/Fransiska Ninditya

Jangan hingga kayak gunung es, atasnya sedikit tetapi di bawah banyak karena belum dites atau juga belum ditelusuriJakarta (ANTARA) – Wakil Presiden Ma’ruf Amin berharap kasus penularan COVID-19 di Indonesia tidak seperti fenomena gunung es atau iceberg phenomenon yaitu laporan resmi jumlah kasus tidak mencerminkan kondisi yg sebenarnya di masyarakat.

“Jangan hingga kayak gunung es, atasnya sedikit tetapi di bawah banyak karena belum dites atau juga belum ditelusuri,” mengatakan Wapres Ma’ruf di Istana Wapres Jakarta, Senin.

Wapres mendorong pelacakan (tracing) & pengetesan (testing) lebih luas kepada masyarakat, sehingga antisipasi & perawatan kepada yg terpapar COVID-19 dapat segera dilakukan.

Wapres meminta masyarakat yg mengerjakan kontak erat dengan orang terpapar COVID-19 untuk mengerjakan testing & menjalankan isolasi guna mencegah penularan.

Baca juga: Wapres ajak ulama bersama Pemerintah dukung PPKM darurat

Baca juga: Jubir sebut Wapres tidak marah dijuluki “The King of Silence”

“Ini banyak juga yg belum mau di-testing, belum mau juga yg divaksin. Masih banyak juga yg kalau pun sudah tahu positif COVID-19, tetapi belum mau isolasi. Ini hal-hal yg terjadi di masyarakat,” tutur-nya.

Oleh karena itu, Wapres mengatakan pemberlakuan pengetatan kegiatan masyarakat yg ditetapkan Pemerintah bertujuan untuk menekan angka penularan COVID-19.

“Pemerintah mengerjakan pengetatan-pengetatan, termasuk juga pengetesan yg masif & tracing supaya jangan hingga yg terkena COVID-19, yg positif, itu dia berkeliaran kemana-mana & tidak terisolasi,” ujarnya menegaskan.

Wapres mengajak para ulama & para tokoh agama Islam untuk bersama-sama dengan Pemerintah dalam menangani pandemi COVID-19, salah satunya dengan mendukung pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di Jawa-Bali.

“Saya harap mengajak sahabat-sahabat semua, para kiai, para ulama, para habib untuk bersama-sama dengan Pemerintah menanggulangi bahaya COVID-19 yg begitu akbar & dahsyat,” ujarnya.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2262478/wapres-kasus-covid-19-di-ri-jangan-seperti-fenomena-gunung-es

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *