oleh

Wapres: Asuransi syariah harus kedepankan “good corporate governance”

Slot SimakNews.com

Wapres: Asuransi syariah harus kedepankan “good corporate governance”

,

Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyampaikan pidato di acara Milad ke-18 Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia secara virtual dari kediaman resmi wapres Jakarta, Sabtu (14/8/2021). (Asdep KIP Setwapres)

Jakarta (ANTARA) – Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan industri asuransi syariah harus mengedepankan tata kelola perusahaan yg baik (“good corporate governance”) guna membangun kepercayaan masyarakat.

“Industri asuransi merupakan industri kepercayaan. Oleh karena itu Industri asuransi harus sering mengedepankan good corporate governance,” mengatakan Wapres di acara Milad ke-18 Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) secara virtual, Sabtu.

Membangun kepercayaan publik merupakan proses panjang yg harus sering diutamakan & dijaga oleh industri asuransi syariah, mengatakan Wapres.

Baca juga: Wapres ingatkan asuransi syariah Indonesia hadapi tantangan AFAS

Selain itu, lanjutnya, membangun kepercayaan masyarakat dimulai dengan menciptakan agen-agen asuransi profesional yg memberikan informasi secara jelas, jujur, & transparan terkait produk asuransi.

“Di bidang ini pula, perusahaan asuransi harus mengambil peran untuk meningkatkan literasi masyarakat tentang asuransi, termasuk khususnya literasi tentang asuransi syariah,” jelasnya.

Wapres juga mengingatkan industri asuransi syariah untuk mengelola dana masyarakat secara cerdas & penuh kehati-hatian sehingga dapat membentuk citra positif industri asuransi.

Baca juga: Wapres: Wakaf uang berpotensi akbar dikembangkan di Indonesia

“Pengelolaan dana oleh perusahaan melalui investasi harus dilakukan secara cerdas tetapi juga prudent, penuh kehati-hatian sehingga dapat memperkuat citra positif industri asuransi dalam jangka panjang,” tegasnya.

Selain itu, Wapres meminta industri asuransi syariah untuk mempercepat pemisahan unit usaha atau spinn off seperti yg diatur dalam Undang-undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian.

“Pemisahaan unit usaha syariah jadi entitas bisnis tersendiri & akan mendorong perusahaan lebih fokus & inovatif dalam mengembangkan usaha,” katanya.

Baca juga: Wapres: Selain ibadah, wakaf berperan dorong pembangunan negara

Berdasarkan laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebanyak 43 dari 59 perusahaan asuransi syariah merupakan unit usaha syariah sehingga dalam tenggat waktu hingga 2024, unit usaha tersebut harus jadi perusahaan asuransi syariah.

“Untuk itu, AASI harus mendorong & menolong setiap anggotanya merealisasikan spin off usaha sesuai target waktu yg sudah ditetapkan,” ujarnya.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2326454/wapres-asuransi-syariah-harus-kedepankan-good-corporate-governance

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *