oleh

Wapres ajak bangun semangat mengkritik tanpa menyakiti

-Umum-8 views

Wakil Presiden Ma’ruf Amin di rumah dinas wapres di Jakarta, Selasa (16/2/2021). ANTARA/Asdep KIP Setwapres

mendorong seluruh masyarakat pentingnya menjaga pergaulan yg sehat antarsesama warga, sehingga kerukunan bangsa terjaga & semakin kuat.Jakarta (ANTARA) – Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengajak seluruh lapisan masyarakat harus membangun semangat kebangsaan & persaudaraan, antara lain dengan cara menyampaikan kritik tanpa harus menyakiti & tidak menciptakan orang lain jadi marah.

beincash

“Kita harus membangun kembali semangat kebangsaan & persaudaraan kita, sehingga pergaulan kita di dalam masyarakat itu bagaimana kita menyampaikan sesuatu tanpa harus menyakiti orang, tanpa harus menciptakan orang jadi marah; (hinggakan kritik) dengan cara yg sopan lah,” mengatakan Wapres Ma’ruf Amin di Jakarta, dalam wawancara dengan stasiun televisi swasta, Selasa malam.

Wapres juga mendorong seluruh masyarakat untuk pentingnya menjaga pergaulan yg sehat antarsesama warga, sehingga kerukunan bangsa dapat terjaga & jadi semakin kuat.

Untuk menjaga hal tersebut, Wapres mengemukakan empat bingkai kerukunan bangsa untuk menciptakan kehidupan berbangsa & bernegara yg serasi sebagai negara majemuk. Keempat bingkai kerukunan itu ialah bingkai politis, bingkai yuridis, bingkai teologis & bingkai sosiologis.

“Pertama itu bingkai politis. Bingkai politis itu empat pilar itu, kesepakatan itu harus dijaga, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI & juga Bhinneka Tunggal Ika. Jadi bukan cuma dalam tatanan kesepakatan politik, tetapi juga dalam tataran implementasinya,” jelas Wapres.
Baca juga: Wapres: Selama tidak mengancam, mengkritik bukan tindakan radikal
Baca juga: JK: “Check and Balance” penting dalam pemerintahan demokratis

Sementara terkait bingkai yuridis, Wapres mengatakan harus ada penguatan regulasi tentang penataan kehidupan antarumat beragama secara komprehensif & terintegrasi.

“Kita harus mematuhi aturan-aturan yg sudah ada; yg dilarang seperti apa, yg diperbolehkan seperti apa. Tata aturan itu harus kita patuhi; ini bingkai yuridis,” tukasnya.

Tentang bingkai teologis, Wapres mengingatkan seluruh umat beragama, khususnya para pemuka agama, untuk mengutamakan narasi kerukunan di setiap penyampaian dakwah, ceramah & khotbah keagamaannya.

“Di dalam menyampaikan dakwahnya, menyampaikan misi pesan agamanya, itu harus mengpakai narasi-narasi kerukunan, narasi persaudaraan; jangan narasi kebencian, permusuhan & narasi konflik. Kalau itu dihinggakan, saya kira tdk akan terjadi (perpecahan, red.),” jelasnya.

Terakhir, lanjut Wapres, ialah bingkai sosiologis yakni dengan memperkuat berbagai kearifan lokal di setiap daerah dalam upaya menjaga kerukunan antarmasyarakat.

“Kalau empat bingkai itu dapat kita kuatkan, Insya Allah, kebencian & cara-cara yg mengakibatkan konflik itu dapat dihindari, tanpa kehilangan urgensi kita bersikap kritis,” ujarnya.
Baca juga: Mahfud sebut pemerintah terbuka kepada kritik
Baca juga: DPR harapkan kritik kepada pemerintah dihinggakan secara objektif

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2003565/wapres-ajak-bangun-semangat-mengkritik-tanpa-menyakiti

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *