oleh

Wali Kota Malang Lunasi Utang Guru TK yg Terlilit 24 Pinjaman Online

Slot SimakNews.com – Wali Kota Malang Lunasi Utang Guru TK yg Terlilit 24 Pinjaman Online,

Online – Guru TK yg dipecat gara-gara terlilit utang pinjaman online (Pinjol) dapat bernafas lega. Wali Kota Malang, Sutiaji memastikan akan membayar seluruh utang. Syaratnya, guru TK tersebut tidak mengulangi atau meminjam uang lagi di pinjol.

“Berkaitan dengan masalah tanggungannya, maka saya sudah manggil Baznas, jadi untuk menyelesaikan itu & nanti akan kami investarisir,” ujar Wali Kota Malang, Sutiaji kepada wartawan, Rabu (19/5/2021).

Sutiaji mengungkapkan pihaknya akan turun tangan untuk mengambil alih pembayaran utang pokok guru TK tersebut di 24 tempat pinjol.

“Berapa sih sebenarnya jumlahnya, nanti kita take over, sehingga tidak ada tanggungan lagi. Harapan kami memang akan membayar yg pokok-pokok saja ya,” ungkap Sutiaji.

Sutiaji juga meminta, supaya S tidak kembali lagi meminjam uang di pinjol. Dan menatap kehidupan baru, tanpa dikejar-kejar lagi debt collector.

“Saya pesan, ibu tidak pinjam lagi di pinjol. Kalau memang butuh, masyarakat dapat datang ke Baznas tanpa kembang lewat Tugu Artha,” pesan Sutiaji.

Terakhir, Sutaji mengimbau kepada masyarakat Kota Malang tidak gampang tergoda untuk mengerjakan transaksi di pinjol. Tujuannya supaya tidak terulang kembali kasus para nasabah yg terjerat pinjol ilegal seperti kasus guru TK itu.

“Kasus ini dapat jadi bukan satu-satunya kasus. Banyak kasus, cuma yg teman-teman media tahu ini, sehingga dapat terblow up,” pungkas Sutiaji.

Sebelumnya, warga Malang, berinisial S, diteror 24 debt collector hingga nyaris bunuh diri. Tak cuma nyaris bunuh diri, ibu dua anak ini juga dipecat dari tempatnya mengajar, kehilangan pekerjaan sebagai guru TK & kehilangan teman.

Setelah 13 tahun mengabdi sebagai guru TK di Malang, S harus jadi sarjana. Syarat itu diwajibkan oleh pihak sekolah taman kanak-kanak tempat Melati mengajar. Dengan menyandang gelar S1, S dapat jadi guru kelas, bukan lagi sebagai guru pendamping. Atas permintaan sekolah, S akhirnya mengambil jenjang S1 di Universitas Terbuka (UT).(detiknews.com)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *