oleh

Wali Kota Bogor dipanggil Presiden bicarakan penanganan COVID-19

Slot SimakNews.com – Wali Kota Bogor dipanggil Presiden bicarakan penanganan COVID-19,

Presiden Joko Widodo meninjau pelaksanaan vaksinasi massal COVID-19 di Gedung Puri Begawan, Kota Bogor. ANTARA/HO-Pemkot Bogor.

Bogor (ANTARA) – Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan dirinya dipanggil Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Istana Bogor pada Rabu sore, untuk menjelaskan mengenai perkembangan penanganan COVID-19 di Kota Bogor.

“Saya tadi sore dipanggil Bapak Presiden ke Istana Bogor. Bapak Presiden meminta update perkembangan penanganan COVID-19 di Kota Bogor,” mengatakan Bima Arya, di Balai Kota Bogor, Rabu petang.

Menurut Bima Arya, pada pertemuan tersebut dirinya menyampaikan laporan mengenai langkah-langkah penanganan COVID-19 di Kota Bogor, dari hulu hingga ke hilir.

Kepada Presiden Joko Widodo, Bima Arya menyampaikan Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bogor fokus pada warga yg positif COVID-19 & menjalani isolasi berdikari di rumah.

“Ada puluhan warga yg menjalani isoman & meninggal dunia. Saya hinggakan bahwa 85 persen warga isoman yg meninggal dunia itu belum divaksin. Data ini sekaligus mengkonfirmasi bahwa vaksin itu efektif,” katanya.

Baca juga: Presiden Jokowi cek stok beras di gudang Bulog Jakarta Utara
Baca juga: Muhammadiyah dukung perpanjangan PPKM untuk kebaikan bersama
Baca juga: Pemerintah tambah anggaran Rp55,21 triliun untuk proteksi sosial

Bima Arya juga menyatakan, Satgas COVID-19 Kota Bogor sudah membentuk relawan untuk pemantau warga yg menjalani isoman, termasuk penguatan bantuan logistik bagi warga yg menjalani isoman & warga yg terdampak ekonomi.

Menurut Bima, Presiden Joko Widodo menyatakan, langkah penanganan COVID-19 di Kota Bogor sudah sejalan dengan langkah kebijakan pemerintah pusat yg fokus menolong kaum duafa & warga terpapar secara ekonomi.

Pada langkah penanganan di hilir, Bima Arya menyampaikan, usulan, saran, & permintaan kepada Presiden Jokowi, terkait dengan kebutuhan tenaga kesehatan, oksigen, & obat-obatan.

“Saya lihat Pak Presiden ada rencana mengerjakan percepatan pengadaan oksigen dengan cara impor. Impor juga ternyata tidak mudah, karena harus bersaing dengan negara lain yg membutuhkan,” katanya.

Menurut Bima, Presiden juga menyatakan supaya segera menyelesaikan persoalan krisis oksigen, sehingga daerah yg membutuhkan tidak perlu terus-menerus khawatir.

Pada kesempatan tersebut, Bima Arya juga melaporkan penyaluran bantuan sosial tunai (BST) dari pemerintah pusat untuk 72.000 KK warga Kota Bogor yg terdaftar pada data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS), serta untuk 77.500 KK warga Kota Bogor yg terdaftar pada Non-DTKS.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2280798/wali-kota-bogor-dipanggil-presiden-bicarakan-penanganan-covid-19

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *