oleh

Wakil Ketua MPR ajak warga bangkitkan semangat juang lawan COVID-19

Slot SimakNews.com – Wakil Ketua MPR ajak warga bangkitkan semangat juang lawan COVID-19,

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Lestari Moerdijat. ANTARA/Aris Wasita.

Jakarta (ANTARA) – Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menilai, tantangan berat para pemangku kepentingan di pusat & daerah, harus dihadapi dengan semangat kebersamaan dengan warga dalam menjalankan kebijakan pengendalian COVID-19 yg diterapkan pemerintah.

“Saat ini tantangan yg kita hadapi dalam pengendalian COVID-19 sangat besar, di sisi hulu maupun hilir. Hanya dengan semangat kebersamaan sebagai sesama anak bangsa, kita akan sanggup membebaskan Ibu Pertiwi dari hantaman COVID-19,” mengatakan Lestari Moerdijat atau Rerie dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu.

Menurut dia, sejumlah strategi sudah dicoba diterapkan pemerintah dengan berbagai nama, yg inti sejumlah kebijakan tersebut membatasi mobilitas masyarakat.

Dia mencontohkan kebijakan tersebut mulai dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro, PPKM Darurat hingga PPKM level 1-4 yg saat ini pada fase perpanjangan hingga 2 Agustus 2021.

Baca juga: Wakil Ketua MPR: Penyesuaian PPKM harus diantisipasi secara baik

“Namun karena dalam menjalankan kebijakan tersebut belum sepenuhnya terbentuk komitmen kebersamaan yg kuat antara masyarakat & para pemangku kepentingan di pusat & daerah, sehingga sejumlah kebijakan itu belum sanggup mengendalikan penyebaran COVID-19 di Indonesia,” ujarnya.

Rerie mengakui ada sejumlah kota yg sanggup menekan jumlah kasus positif COVID-19 namun lebih banyak daerah yg belum sanggup menahan laju pertambahan kasus tersebut.

Karena itu, menurut dia, berdasarkan catatan Kementerian Kesehatan jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia terus bertambah, misalnya per-Sabtu (31/7) total kasus positif mencapai 3,4 juta, sejak diumumkan kasus perdana kali pada Maret 2020.

Sementara itu, menurut Rerie, “positivity rate” harian nasional pada tanggal yg sama tercatat 24,82 persen, masih jauh dari standar yg ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yaitu di bawah 5 persen.

“Sangat disayangkan pertambahan kasus positif COVID-19 harian tertinggi sejauh ini tercatat pada Kamis (15/7) sebanyak 56.757 kasus, justru terjadi pada saat kebijakan pembatasan mobilitas masyarakat ditetapkan. Dan angka kematian akibat COVID-19 tertinggi terjadi pada Selasa (27/7) yg tercatat 2.069 orang meninggal dunia,” katanya.

Baca juga: Ketua MPR minta pemda dukung kebijakan perpanjangan PPKM

Namun, menurut dia, capaian tingkat kesembuhan tertinggi tercatat pada Selasa (27/7) yaitu sebanyak 47.128 orang, juga terjadi saat kebijakan pembatasan mobilitas orang diterapkan.

Rerie menilai berdasarkan capaian itu, terlihat belum terbentuk komitmen yg cukup kuat dari para pemangku kepentingan & masyarakat dalam menjalankan kebijakan pengendalian COVID-19.

“Pada kondisi tersebut masyarakat & para pemangku kepentingan membutuhkan dorongan semangat dalam setiap kesempatan supaya tetap berkomitmen kuat dalam pengendalian COVID-19,” ujarnya.

Dia mengatakan di bulan Kemerdekaan menggelorakan semangat perjuangan diharapkan dapat jadi salah satu cara meningkatkan komitmen anak bangsa melalui berbagai upaya, supaya Indonesia dapat merdeka dari jerat pandemi COVID-19.

Baca juga: Wakil Ketua MPR dukung perpanjangan PPKM

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2300694/wakil-ketua-mpr-ajak-warga-bangkitkan-semangat-juang-lawan-covid-19

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *