oleh

Wakil Ketua MPR ajak publik berpikir optimistis

Slot SimakNews.com – Wakil Ketua MPR ajak publik berpikir optimistis,

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Jazilul Fawaid. (ANTARA/HO-MPR RI/am.)

Jakarta (ANTARA) – Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid mengajak publik supaya terus berpikir optimistis termasuk dalam kondisi pandemi COVID-19 yg kasus hariannya kini terus meningkat.

“Di tengah keadaan krisis tidak ada gunanya menyebarkan mimpi buruk, jadi negara gagal. Cara pikir pesimis justru menciptakan masyarakat semakin terpuruk,” mengatakan Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid dalam keterangannya diterima di Jakarta Jumat.

Kasus harian positif COVID-19 di Indonesia terus meningkat, & dalam kondisi seperti ini, tokoh publik semestinya menyebarkan pesan-pesan optimistis, bukan justru menciptakan masyarakat semakin takut.

Jazilul merespons pernyataan politikus Partai Demokrat yg menyebut Indonesia terancam jadi failed nation kalau pemerintah gagal menangani pandemi.

Menurut Jazilul, yg dibutuhkan saat ini adalah bergandengan tangan, saling dukung, bergotong royong mengatasi krisis kesehatan & ekonomi.

Baca juga: Pakar : Disinformasi dapat hambat penanganan pandemi COVID-19
Baca juga: Taiwan perpanjang level III, pembatasan akan dilonggarkan
Baca juga: Pakar: Jaga asupan gizi seimbang selama PPKM Darurat

“Lebih baik kita menebar semangat optimis, bergandengan tangan supaya dapat bangkit mengatasi keadaan. Kami berharap semua pihak disiplin mematuhi protokol kesehatan. Jangan saling menyalahkan,” mengatakan Jazilul.

Anggota DPR Ace Hasan Syadzily menilai sekarang saatnya bersatu melawan musuh, yaitu COVID-19.

Ace menambahkan, musuh yg dihadapi saat ini tidak terlihat, namun dapat menular kepada siapapun & dapat melumpuhkan negara manapun. Menurut Ace pandemi COVID-19 merupakan masalah semua negara.

Kamis 8 Juli 2021, kasus COVID-19 di Indonesia bertambah sebanyak 38.391 sehingga total kasus jadi 2.417.788 kasus, & angka kematian mencapai 63.760.

Di sisi lain, pemerintah terus berusaha menekan kenaikan kasus COVID-19, antara lain melalui kebijakan PPKM Darurat di Jawa-Bali hingga 20 Juli 2021. Kemudian, program vaksinasi untuk menciptakan kekebalan kelompok terus berjalan.

Melihat angka-angka itu, menurut Ace akan lebih bijak kalau semua kalangan bekerja, berkontribusi dalam penanganan krisis akibat COVID-19. Ada banyak orang yg membutuhkan bantuan.

“Tidak tepat rasanya kita bicara failed nation di saat semua pihak sedang berjibaku, bekerja keras. Korban terpapar COVID-19 sedang bertahan hidup, baik yg dirawat di fasilitas layanan kesehatan maupun isolasi mandiri,” mengatakan Ace.

Ace menjelaskan, pemerintah sedang berusaha untuk terus menerus mengerjakan program vaksinasi. Vaksinnya pun bukan cuma satu tipe saja, tetapi juga vaksin tipe lainnya, hal itu dilakukan dalam rangka mewujudkan kekebalan komunitas.

Anggota DPR Luqman Hakim menilai kekhawatiran Politikus Demokrat Ibas berlebihan.

“Saya sama sekali tidak melihat tanda-tanda Indonesia sedang mengarah ke negara gagal. Bahwa dalam penanganan pandemi COVID-19 ada kekurangan di sana-sini, itu masih wajar,” mengatakan Luqman.

Luqman menilai pemerintah terbuka dengan kritik untuk menyempurnakan penanganan COVID-19. Buktinya, setelah desakan dari banyak pihak supaya Pulau Jawa di-lockdown, pemerintah menetapkan kebijakan PPKM darurat.

Menurut Luqman, yg diperlukan adalah kerja sama, kekompakan, saling mengingatkan supaya dengan kewenangan & kemampuan masing-masing, menciptakan langkah menangani COVID-19.

“Saling menyalahkan, bukanlah solusi,” ucapnya.

Sedangkan anggota DPR Arteria Dahlan menilai harus ada kebersamaan & kerja kolektif antara pemerintah dengan rakyat untuk satu padu & satu cara pandang menangani pandemi COVID-19.

“Pastinya pemerintah saat ini sudah bekerja sangat baik & semaksimal mungkin, terus berbenah menuju kesempurnaan pelayanan,” mengatakan Arteria.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2257194/wakil-ketua-mpr-ajak-publik-berpikir-optimistis

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *