oleh

Wakil Ketua MPR ajak guru jadikan para santri gemar membaca

Slot SimakNews.com – Wakil Ketua MPR ajak guru jadikan para santri gemar membaca,

Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid (baju putih) saat mengerjakan audiensi dengan para guru Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Sunanul Muhtadin, di Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Sabtu (7/8)/2021. ANTARA/MPR RI

Budaya membaca itu yg harus dikembangkan bagaimana anak-anak bergairah untuk membacaJakarta (ANTARA) – Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid mengajak para guru untuk menjadikan para santri sayang & dekat dengan Al Quran, karena itu setiap hari para santri harus dibiasakan membaca Al Quran & bersemangat mencari ilmu.

”Senang untuk mencari ilmu itu dasarnya adalah membaca, anak-anak harus sering diajak ke perpustakaan supaya gemar membaca. Budaya membaca itu yg harus dikembangkan bagaimana anak-anak bergairah untuk membaca,” mengatakan Jazilul atau Gus Jazil dalam keterangannya, di Jakarta, Minggu.

Jazilul menyampaikan hal itu, saat bersama dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengerjakan audiensi dengan para guru Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Sunanul Muhtadin, di Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Sabtu (7/8).

Gus Jazil mengatakan para guru memiliki tugas mulia & tidak gampang, karena itu, seorang guru dalam mendidik para santri harus serius serta mengerjakan dengan penuh keikhlasan.

“Guru dalam mengajar harus ikhlas. Kita para guru harus mendidik santri atau murid-murid layaknya mendidik anak kita sendiri,” ujarnya.

Menurut dia, mendidik siswa bukan perkara mudah & hasilnya pun tidak langsung dapat dilihat dalam waktu singkat karena proses jangka panjang.

“Kalau sekarang di Ponpes Sunanul Muhtadin baru ada SMP, ini cuma rangkaian awal. Ke depan akan kita buka SMK atau SMA. Jadikan tempat ini sebagai ladang untuk mendidik anak-anak jadi generasi muda yg pintar, berkualitas,” ujarnya.

Dia juga mengingatkan pentingnya menciptakan suasana pembelajaran yg menyenangkan, karena saat ini metode pembelajaran dengan banyak memberikan semacam sanksi seperti yg dulu sering diterapkan sudah tidak sesuai.

Gus Jazil mencontohkan santri usia SMP memang masih banyak waktu untuk bermain, maka cara pembelajaran juga perlu dengan banyak menyuguhkan permainan, sehingga proses belajar yg menyenangkan.

Dalam acara tersebut, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani mengatakan, di tengah pandemi COVOD-19 saat ini, pendidikan jadi persoalan serius yg perlu mendapatkan perhatian lebih.

“Sistem pembelajaran daring memang tidak cukup efektif, tantangan kita luar biasa, apalagi di dunia pendidikan. Saya takut ketika menghadapi keadaan ini generasi ke depan seperti apa, saya khawatir akan mengalami generasi yg kosong karena kita belum terbiasa pendidikan daring,” katanya pula.

Gus Yani menjelaskan, saat ini yg masih menerapkan proses belajar tatap muka cuma di pesantren, karena proses pendidikan daring yg belum cukup optimal.

Dia juga berpesan kepada para siswa & guru yg melangsungkan pendidikan tatap muka, supaya tetap menjaga protokol kesehatan & diharapkan generasi muda harus terus berkarya serta bermanfaat.
Baca juga: Duta Baca: Orang tua bantu anak gemar membaca
Baca juga: Bekasi kukuhkan duta baca tingkatkan budaya gemar membaca

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2314602/wakil-ketua-mpr-ajak-guru-jadikan-para-santri-gemar-membaca

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *