oleh

Wakil Ketua Komisi II setuju KASN dihapus dalam revisi UU ASN

Slot SimakNews.com – Wakil Ketua Komisi II setuju KASN dihapus dalam revisi UU ASN,

Dokumentasi – Wakil Ketua Komisi II DPR RI Syamsurizal (batik kuning) & Wali Kota Palembang Harnojoyo (batik biru) saat meninjau MPP Palembang, Kamis (27/5). ANTARA/HO-

Jakarta (ANTARA) – Wakil Ketua Komisi II DPR RI Syamsurizal setuju keberadaan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dihapus atau ditinjau ulang, yg nantinya diatur dalam revisi UU nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Iya saya setuju (KASN) dihapus karena dalam draf RUU ASN dari Badan Legislasi (Baleg) DPR RI ada itu (penghapusan KASN) & sudah setahun lalu,” mengatakan Syamsurizal kepada ANTARA usai memimpin Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panitia Kerja (Panja) RUU ASN, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa.

Dia menjelaskan banyak kelemahan yg dimiliki KASN, misalnya, merupakan lembaga non-struktural sehingga keputusan yg dibuat sangat terlambat.

Selain itu menurut dia, dengan jumlah KASN yg ada, akan sulit untuk mengawasi penerapan sistem merit di 415 kabupaten, 93 kota, 34 provinsi, & 80 kementerian/lembaga.

“Apakah mungkin KASN menyelesaikan supervisi di semua pemerintah daerah & kementerian/lembaga. Kalaupun dapat, hasilnya lama sekitar 1-2 tahun sehingga ganggu proses mutasi & promosi jabatan penyelenggara pemerintahan di daerah karena itu banyak pihak usulkan supaya KASN dihapuskan,” ujarnya.

Baca juga: Korpri: Revisi UU ASN harus sehatkan birokrasi dari intervensi politik

Baca juga: Pakar: Perlu buat sistem birokrasi Indonesia supaya tidak partisan

Syamsurizal mengatakan, kalau KASN dihapus maka supervisi kepada ASN di daerah & pusat dapat dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Menurut dia, untuk supervisi ASN yg ada di kementerian/lembaga dapat dilakukan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

“Ini baru pemikiran yg berkembang dalam pembahasan RUU ASN, & belum diambil kebijakan,” ucap-nya.

Sebelumnya, Panja revisi UU ASN menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan mengundang para pakar yaitu peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro, Guru Besar Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Djohermansyah Djohan, & Ketua Umum Korpri Zudan Arif Fakrulloh, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa.

Panja RUU ASN juga menggelar RDPU pada Senin (28/6) bersama dengan Ombudsman Republik Indonesia (ORI), Guru Tenaga Kependidikan Honor Non Kategori 35+ (GTKHN35+), Federasi Pekerja Pelayanan Pabrik Indonesia (FPPPI), Perkumpulan Honorer K2 Indonesia, Guru Besar Universitas Indonesia Eko Prasojo & Guru Besar UGM Soffian Efendi.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2238402/wakil-ketua-komisi-ii-setuju-kasn-dihapus-dalam-revisi-uu-asn

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *