oleh

Wakil Ketua DPR minta pemerintah jaga momentum tumbuhnya investasi

Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskanda. ANTARA/HO-dokumentasi pribadi

Jakarta (ANTARA) – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Abdul Muhaimin Iskandar meminta pemerintah menjaga momentum tumbuhnya realisasi nilai investasi dengan memperkuat kebijakan penanggulangan akibat pandemik COVID-19.

Menurut dia, penguatan penanganan akibat pandemik merupakan salah satu cara menjaga iklim investasi di dalam negeri tetap kondusif mengingat Indonesia diprediksi akan memasuki masa pemulihan ekonomi pada Triwulan II-2021.

“Untuk menjaga supaya iklim investasi tetap kondusif, pemerintah perlu mengambil langkah-langkah kebijakan yg lebih implementatif. Selain itu, penanganan pandemik COVID-19 sejauh ini masih jadi tantangan utama yg harus dikelola pemerintah lebih serius lagi. Sejumlah kebijakan penanggulangan COVID-19 masih perlu dilakukan berbagai perbaikan,” mengatakan Muhaimin dikutip dari keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu.

Terkait itu, ia menyoroti kebijakan pemerintah membatasi arus mudik selama libur Hari Raya Idul Fitri pada 6-17 Mei 2021.

“Kebijakan mudik lebaran, misalnya, meskipun sudah dilarang, namun tetap tidak sanggup membendung secara penuh mobilitas masyarakat. Kondisi itu tentunya akan meningkatkan risiko lonjakan kasus & penyebaran COVID-19,” ujar Muhaimin.

Di samping evaluasi kebijakan penanganan COVID-19, Muhaimin juga meminta pemerintah segera mempercepat penerapan vaksinasi demi mengantisipasi lonjakan kasus positif.

Baca juga: Wakil Ketua DPR: Jangan hingga ada THR tidak dibayar

Baca juga: Wakil Ketua DPR: Kaji mendalam rencana kenaikan PPN

Dalam kesempatan itu, ia meyakini sektor investasi di Indonesia akan segera pulih mengingat ada beberapa perusahaan rintisan (start-up) dari berbagai sektor yg mulai memasuki pasar bursa demi mendapatkan lebih banyak sumber dana.

Tidak cuma itu, ia juga mengamati data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yg mencatat adanya peningkatan realisasi nilai investasi pada Triwulan I-2021 apabila dibandingkan dengan periode sama tahun lalu.

BKPM mencatat realisasi nilai investasi pada Triwulan I-2021 naik 2,3 persen jadi Rp219,7 triliun apabila dibandingkan dengan periode sebelumnya (q-o-q) & naik 4,3 persen apabila dibandingkan dengan periode sama tahun lalu (y-o-y).

Oleh karena itu, untuk mendukung pemulihan sektor ekonomi Indonesia, Muhaimin berpendapat DPR RI perlu mengevaluasi besaran anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) secara berkala. Per 30 April 2021, realisasi dana PEN mencapai 22,3 persen.

“Bersama-sama pemerintah, DPR RI dapat mengerjakan penghitungan kembali besarnya dana transfer bagi daerah, khususnya daerah-daerah yg memiliki potensi sebagai kawasan tujuan investasi untuk dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut, melalui penciptaan lapangan kerja & pemberdayaan pelaku usaha,” tutur-nya.

Kemudian tidak cuma evaluasi alokasi dana PEN, Muhaimin mengatakan membaik-nya iklim investasi di dalam negeri perlu dijaga dengan memastikan keamanan wilayah serta memperkuat sinergi antara pemerintah pusat & pemerintah daerah.

“Sinergi antara pemerintah pusat & daerah masih jadi persoalan klasik yg terbukti dapat menyebabkan disinsentif (faktor penghambat-red) bagi dunia investasi. Ini harus tetap diperbaiki,” mengatakan dia menambahkan.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2158506/wakil-ketua-dpr-minta-pemerintah-jaga-momentum-tumbuhnya-investasi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *