oleh

Wagub NTT apresiasi Kemenlu pulangkan PMI yg bebas dari hukuman mati

Slot SimakNews.com – Wagub NTT apresiasi Kemenlu pulangkan PMI yg bebas dari hukuman mati,

Wakil Gubernur NTT josef Nae Soi (ketiga kanan) dalam pertemuan dengan Direktur Jenderal Protokol & Konsuler Kemenlu RI Andy Rachmianto (ketiga kiri) & sejumlah sanak keluarga Wilfrida Soik, PMI asal Kabupaten Belu yg bebas dari sanksi mati di Malaysia. ANTARA/HO-Biro Humas Setda Provinsi NTT.

Kupang (ANTARA) – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Josef Nae Soi mengapresiasi pihak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI memulangkan seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari NTT Wilfrida Soik yg terbebas dari ancaman sanksi mati di Malaysia.

“Saya selaku Pemerintah Provinsi & mewakili masyarakat NTT berterima kasih kepada Kementerian Luar Negeri yg sudah mengerjakan segala upaya & kerja keras membebaskan saudara kita Wilfrida Soik,” katanya di Kupang, Jumat.

Ia menyampaikan hal itu dalam pertemuan dengan Direktur Jenderal Protokol & Konsuler Kemenlu RI Andy Rachmianto dalam rangka menandatangani Berita Acara Serah Terima WNI/PMI yg terbebas dari sanksi mati Wilfrida Soik untuk selanjutnya jadi tanggung jawab Pemerintahan Provinsi NTT.

Nae Soi mengapresiasi upaya diplomasi kepada kasus Wilfrida Soik yg didakwa membunuh majikannya dilakukan melalui diplomasi proteksi antarpemerintah Indonesia dengan Malaysia.

Selain itu, bantuan hukum selama masa persidangan & bantuan advokasi melalui pemantauan juga dilakukan oleh KPP-PA serta pihak non pemerintah Migrant Care yg memberikan perhatian spesifik kepada kasus ini melalui perjalanan advokasi yg panjang terhitung sejak Desember 2010 hingga dengan 2015.

“Kita berterima kasih atas semua upaya berbagi pihak ini hingga akhirnya saudara kita Wilfrida Soik terbebas,” katanya.

Keberhasilan ini, mengatakan dia merupakan kontribusi dari Indonesia melalui pemerintah & berbagai pihak non-pemerintah yg berkaitan dengan pembebasan Walfrida Soik.

Pembebasan Wilfrida Soik berdasarkan kepada keputusan hukum dari Pengadilan di Malaysia yg tidak dapat diganggu gugat, katanya.

Nae Soi mengatakan selanjutnya pemerintah provinsi melalui dinas terkait akan memfasilitasi pemulangan Wilfrida Soik dari Kupang ke kampung halamannya di Kabupaten Belu.

“Selain itu juga untuk menolong pemulihan Walfrida Soik selama di kampung halamannya,” katanya.

Nae Soi berharap banyak PMI lain juga dapat terbebas dari sanksi mati & mendapat kebebasan yg sama yg diperoleh saudara Walfrida Soik.

Baca juga: Pemprov NTT gandeng TNI AU menangani kembali pekerja migran
Baca juga: Pemkab Kupang siapkan letak karantina pekerja migran Indonesia

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2167590/wagub-ntt-apresiasi-kemenlu-pulangkan-pmi-yang-bebas-dari-hukuman-mati

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *