oleh

Ustaz Derry Sulaiman Kenang Almarhum Ayahnya Tak Pernah Marah

Ustaz Derry Sulaiman di pemakaman sang ayah. [Rena Pangesti/Suara.com]

“Dia bertutur lembut mengajarkan saya, sabar,” mengatakan Ustaz Derry Sulaiman.

Simaknews.com – Ustaz Derry Sulaiman kini cuma dapat mengingat sosok ayahnya, Nashrullah dalam kenangan. Sebab idola da’i kondang ini baru saja wafat, Kamis pagi (12/11/2020).

Sebagai sosok ayah yg biasanya diketahui tegas, Nashrullah punya cara unik mendidik Derry Sulaiman. Ia sama sekali tak mengerjakan kekerasan atau bahkan berkata kasar saat anaknya berbuat salah.

“Saya nakal, nggak pernah dimarahin,” mengatakan Ustaz Derry Sulaiman ditemui di TPU Perum Cisauk, Tangerang, hari ini.

Dibanding melampiaskan kemarahan, ayah Ustaz Derry Sulaiman memilih menasihati dengan kalimat lembut.

Baca Juga: Kejanggalan yg Dirasakan Ustaz Derry Sulaiman Sebelum Ayah Meninggal

71607 ustaz derry sulaiman 1605204283 -Ustaz Derry Sulaiman [Rena Pangesti/Suara.com]

“Dia bertutur lembut mengajarkan saya, sabar. Tidak pernah marah, senyum doang,” mengatakan pendakwah berdarah Padang ini.

“Menegur saya dengan tutur mengatakan yg indah, bagi saya tuh subhanallah,” ucapnya lagi.

Selain lembut, ayah Derry Sulaiman juga kerap memanjakan anaknya.

“Saya anak laki satu-satunya. Jadi dapat kebayang nggak sih kalau saya dimanja seperti apa,” mengatakan dia.

Ajaran-ajaran kelembutan dalam mendidik anak juga diterapkan Derry Sulaiman pada buah hatinya.

Baca Juga: Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Ayah Ustaz Derry Sulaiman

“Beliau sosok ayah yg sempurna,” mengatakan Ustaz Derry Sulaiman.

Kelembutan lain dari sosok ayahnya juga terbukti saat Ustaz Derry Sulaiman memutuskan jadi musisi.

Lelaki yg wafat diusia 67 tahun ini kala itu cuma mendoakan anaknya hijrah.

“Cita-cita ayah, saya jadi pendakwah, saya malah kepharap jadi anak metal. Doa-doa terus akhirnya jadilah (pendakwah),” mengatakan sang ustaz.

Untuk itu, ia berikrar di makam sang ayah akan tetap jadi pendakwah.

“Akan hingga mati saya dakwah,” ujar dia.

12

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *