oleh

Ustaz Al Habsyi Sandingkan 6 Pengawal Habib Rizieq yg Tewas dengan Pahlawan Revolusi

-Umum-9 views

Online – Tewasnya enam pengawal Habib Rizieq Shihab masih jadi rahasia karena disparitas keterangan dari polisi & FPI. Ustaz Al Habsyi pun turut mendoakan enam pengawal yg tewas itu.

Ustaz Al Habsyi menyandingkan enam pengawal Habib Rizieq Shihab yg tewas itu dengan tujuh pahlawan revolusi yg tewas dibunuh dalam peristiwa G 30 SPKI.

beincash

“Sama-sama dihabisi sebelum subuh,” tulis ustaz Al Habsyi dalam Instagram Story miliknya.

Sang ustaz memajang foto tujuh pahlawan, yakni Letjen A. Yani, Mayjen R. Soeprapto, Mayjen Harjono, Brigjen Soetojo, Brigjen D.I. Pandjaitan, Mayjen S. Parman, & Lettu P.A Tendean. Ustaz Al Habsyi menuliskan ‘Pahlawan Revolusi Gerakan 30 September 1965’.

Di bawah deretan foto para pahlawan revolusi, ustaz Al Habsy memajang keenam pengawal Habib Rizieq Shihab yg tewas. Dia menuliskan ‘Pahlawan Revolusi Akhlaq Gerakan 7 Desember 2020’.

Ustaz Al Habsyi juga mengucapkan selamat jalan untuk keenam pemuda yg tewas di Tol Cikampek KM50 itu.

“Selamat jalan wahai para pejuang revolusi akhlak. Janganlah anda mengira bahwa orang-orang yg gugur di jalan Allah itu mati, akan tetapi mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezeki. (QS. Ali Imran: 169),” doa ustaz Al Habsyi.

Sebelumnya, Al Habsyi sempat menuliskan ‘Mahalnya darah seorang muslim’.

“Hilangnya dunia, lebih ringan bagi Allah dibandingkan terbunuhnya seorang mukmin tanpa hak.” (HR. Nasai 3987, Turmudzi 1455 & dishahihkan al-Albani),” tulis ustaz Al Habsyi dengan dibubuhi hastag Tragedi Tol Cikampek.

“72. Dan (ingatlah) ketika anda membunuh seseorang, lalu anda tuduh-menuduh tentang itu. Tetapi Allah menyingkapkan apa yg anda sembunyikan,” tulisnya lagi.

Baku tembak enam pengawal Habib Rizieq dengan polisi terjadi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada Senin dini hari. Namun, PT Jasa Marga mengatakan kamera pengintai atau CCTV di Tol Japek Km 49 hingga Km 72 mengalami gangguan ketika peristiwa itu terjadi.

Menanggapi hal itu, ustaz Al Habsyi kembali menuliskan komentarnya. Dia mengingatkan ada CCTV Sang Pencipta yg tak pernah mati.

“”CCTV tol dapat saja rusak atau dirusak, mati atau dimatikan. Tapi ingat, CCTV Allah tidak akan pernah mati & tidak akan pernah rusak. Albashir. Allah maha melihat, tidak ada satupun yg dapat luput dari pandangan Allah. Silahkan membangun kata, merangkai cerita, memutarbalikkan fakta sedemikian rupa, tetapi ingatlah dia lah Allah yg maha menyaksikan segalanya & tak akan pernah diam. Balasan Nya cuma menunggu waktu saja,” ungkap ustaz Al Habsyi.(detik.com)

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *