oleh

Uki Eks Noah Sebut Musik Haram, Rhoma Irama Beri Penjelasan Begini – Entertainment

Slot SimakNews.com – Uki Eks Noah Sebut Musik Haram, Rhoma Irama Beri Penjelasan Begini – Entertainment,

Rhoma Irama. Foto: Firda Junita/Slot Informasi Online

jpnn.com, JAKARTA – Mantan personel band NOAH, Uki menciptakan heboh dunia maya yg menyebut musik haram & pintu pembuka maksiat.

Pemilik nama asli Mohammad Kautsar Hikmat itu juga menyarankan agar industri musik di tanah air untuk ditutup.

Namun, pernyataan raja dangdut Rhoma Irama sebaliknya. Dia menyebut musik dapat menjadi salah satu sarana berdakwah.

Slot info lainnya:
  • Reaksi Rhoma Irama Ditanya soal Isu Pernah Pacari Elvy Sukaeasih

“Dahulu zaman Nabi Muhammad SAW, enggak ada televisi. Begitu ada TV media ini dipakai untuk berdakwah. Begitu juga musik,” mengatakan Rhoma dalam video di kanal Indosiar di YouTube.

Ayah Ridho Rhoma itu mengatakan bahwa musik dapat menjadi haram apabila mengakibatkan manusia itu berbuat maksiat.

“Musik dapat membawa kemaslahatan ketika dapat membawa kita kembali pada Allah,” ujar Rhoma.

Slot info lainnya:
  • Begini Respons Gus Miftah Soal Pernyataan Uki Eks NOAH yg Menyebut Musik itu Haram

Dia lantas mencontokan manusia di belakang senjata orang beriman yg tidak akan menembak sembarangan.

“Begitu juga gitar atau pisau itu tergantung siapa yg memegangnya,” tuturnya.

TAGS   Rhoma Irama Uki Eks NOAH musik haram Musik

BERITA TERKAIT
  • Lewat Cara ini Sandiaga Uno Ajak Rhoma Irama & Rika Rahim Kobarkan Semangat Lawan COVID-19
  • Andien Hingga Adoria Ikut Terlibat dalam Pelestarian Lagu Lawas
  • Menurut Asip Irama, 51 Pegawai KPK Buruk di Aspek PUNP
  • Angel Lelga Mengaku Takut Hartanya Diambil Orang, Sindir Vicky Prasetyo?
  • Reaksi Rhoma Irama Ditanya soal Isu Pernah Pacari Elvy Sukaeasih
  • Gugatan Raja Dangdut Rhoma Irama Ditolak, Pakar Hukum & Hak Cipta Merespons Begini

SPONSORED CONTENT

loading…

.SC_TBlock_321180_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 100px; height: 102px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 a { font-family: Georgia, Times, Times New Roman, serif !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; }

loading…

.SC_TBlock_321187_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 102px; height: 100px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321187 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; } #SC_TBlock_321187 a { font-family: Georgia, Times, Times New Roman, serif !important; } .SC_TBlock > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; }

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *