20200825 thomas tuchel -
in

Tuchel akui PSG kurang klinis, tapi tak mau salahkan siapapun

Manajer Paris Saint-Germain Thomas Tuchel saat mendampingi timnya menghadapi Bayern Muenchen dalam laga final Liga Champions di Stadion da Luz, Lisbon, Portugal, Minggu (23/8/2020) waktu setempat. (ANTARA/REUTERS/POOL/Manu Fernandez)

Jakarta (ANTARA) – Manajer Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel, mengakui timnya tampil kurang klinis di partai final Liga Champions tetapi tak mau mengalahkan siapapun ketika akhirnya mereka kalah 0-1 dari Bayern Muenchen di Stadion da Luz, Lisbon, Portugal, Minggu waktu setempat (Senin WIB).

Advertisements

“Yang kurang dari kami cuma kemampuan mencetak gol pertama. Saya yakin kalau dapat meraih gol pertama, kami juga akan menang dengan skor serupa 1-0,” mengatakan Tuchel dalam komentar pascalaga diberitakan laman resmi UEFA.

“Kami kurang klinis. Kami tentu mengharapkan Kylian Mbappe & Nyemar untuk sering mencetak gol, tetapi hal itu tidak sering terjadi,” ujarnya menambahkan.

Baca juga: Bayern pemenang Liga Champions, berkat gol tunggal Coman kontra PSG

Neymar lebih dulu memperoleh peluang di awal laga ketika menerima umpan terobosan dari Mbappe, tetapi tembakannya dapat dimentahkan oleh kiper Bayern, Manuel Neuer.

Lantas Mbappe juga mendapatkan kesempatan ketika David Alaba mengerjakan blunder di area pertahanan Bayern, sayang penyelesaiannya masih tepat mengarah ke pelukan Neuer.

Kegagalan itu harus dibayar mahal sebab, satu kelengahan di lini belakang PSG mengawal pergerakan Kingsley Coman menciptakan pemain berpaspor Prancis itu sanggup mencetak gol dengan menanduk umpan silang kiriman Joshua Kimmich.

Baca juga: Herrera masih merasa PSG tak pantas kalah

“Dalam sepak bola, anda harus menerima terkadang keberuntungan memainkan peranan penting,” mengatakan Tuchel.

“Kami memiliki beberapa peluang & gagal mengkonversinya jadi gol, tetapi kami tidak dapat menyalahkan siapapun atas hal itu,” pungkas Tuchel.

Kendati gagal jadi juara, Tuchel berhasil mengantarkan PSG meruntuhkan tembok mental mereka demi menembus final Liga Champions untuk perdana kalinya.

Musim PSG berakhir cuma dengan tiga gelar yakni pemenang Liga Prancis, Piala Prancis & Piala Liga Prancis serta satu trofi laga pembuka musim 2019/20 Trophee des Champions.

Baca juga: Keputusan Flick mainkan Coman tuai pujian
Baca juga: Davies: Siapa yg percaya seorang Kanada pemenang Liga Champions?
Baca juga: Daftar pemenang Liga Champions, Bayern samai koleksi trofi Liverpool

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/1684182/tuchel-akui-psg-kurang-klinis-tapi-tak-mau-salahkan-siapapun

Report

What do you think?

888 points
Upvote Downvote

Written by IDN Sport

Staff pada Grup operator label swasta terbesar yang menggunakan tulang punggung kami di ASIA. Rekam jejak yang terbukti selama lima tahun dan lebih dari 300 klien dengan basis klien terbesar dari jaringan multipemain.

Bergabung bersama IDNSport.net dan rasakan apa itu game online masa depan. Kami memiliki semua alat yang diperlukan untuk mengungguli persaingan dan kami menyediakan kolaborasi ujung ke ujung untuk memastikan kemajuan bisnis yang berkelanjutan. Jangan lewatkan kesempatan ini dan bergabunglah dengan jaringan game online terbesar di Asia!

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0