oleh

Tokoh: Orang Papua sudah merdeka

Usai Alom selaku Tokoh Masyarakat Kabupaten Puncak, Papua. ANTARA/HO-Humas Satgas Nemangkawi

Kami tidak mau itu terjadi lagi. Ini negara sudah merdeka. Pemerintah datang untuk membangun supaya masyarakat dapat sejahteraTimika (ANTARA) – Tokoh masyarakat Ilaga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua, Usai Alom, menegaskan orang Papua sudah merdeka sebagaimana saudara-saudaranya dari berbagai wilayah Indonesia lainnya.

“Indonesia sudah merdeka selama 75 tahun, jadi tidak usah lagi bicara mau merdeka-merdeka. Mari kita bangun daerah Papua supaya lebih maju, lebih aman, sehingga semua orang dapat bebas mencari nafkah ekonomi, anak-anak dapat sekolah,” mengatakan Usai Alom, Sabtu.

Ia mengakui bahwa supaya warga masyarakat Kabupaten Puncak dapat mengerjakan aktivitas dengan bebas tanpa rasa takut maka diperlukan jaminan keamanan dari aparat TNI & Polri.

Tanpa ada aparat TNI & Polri, katanya, oknum-oknum tertentu dapat seenaknya menenteng senjata api untuk menakut-nakuti warga, mengerjakan teror bahkan tindak kekerasan kepada warga.

“Kami tidak mau itu terjadi lagi. Ini negara sudah merdeka. Pemerintah datang untuk membangun supaya masyarakat dapat sejahtera,” ujarnya.

Baca juga: Humas Satgas Nemangkawi: Informasi warga Beoga mengungsi hoaks

Baca juga: Operasional Bandara Aminggaru Ilaga Papua kembali normal

Daerah Ilaga & Kabupaten Puncak pada umumnya, begitu Usai Alom, merupakan daerah keramat dimana tidak boleh siapa pun mengerjakan perbuatan semena-mena kepada orang lain maupun alam di sekitarnya.

“Dari dulu hingga sekarang nenek moyang kami menganggap daerah Ilaga ini sebagai daerah keramat. Misionaris dari Amerika sudah membawa Injil ke daerah ini. Siapa pun yg tinggal & datang bertugas di Ilaga, jangan main-main, tetapi harus melihat semua orang sebagai saudara,” ujarnya.
Mino Raiola Tak Yakin Man United Rela Lepas Paul Pogba ke Real MadridKaum laki-laki Ilaga, Kabupaten Puncak memikul batang kayu untuk persiapan acara ‘bakar batu’. ANTARA/HO-Humas Satgas Nemangkawi

Usai Alom berharap generasi muda Ilaga & Kabupaten Puncak pada umumnya harus giat bersekolah, untuk meraih masa depan yg lebih menjanjikan.

Terbentuknya Kabupaten Puncak yg merupakan pemekaran dari Kabupaten Puncak Jaya sejak 2008, katanya, jadi jembatan emas bagi seluruh rakyat di wilayah itu untuk dapat maju & berkembang.

Sejak Jumat (30/4) hingga Senin (3/5), warga Kabupaten Puncak menggelar ritual adat ‘bakar batu’ sebagai wujud proses perdamaian antara dua kelompok yg sempat bertikai pada 12 tahun silam yaitu kelompok Elvis Tabuni & kelompok Simon Alom yg bermula dari sengketa Pilkada.

Baca juga: Baku tembak dengan KKB di Ilaga, dua anggota Polri terluka, satu gugur

Baca juga: Kapolda: Helikopter sempat tertembak saat evakuasi korban di Ilaga

“Secara administrasi pemerintahan persoalan itu sudah selesai. Tapi secara adat harus ada proses perdamaian melalui acara adat bakar batu. Ada 20 kelompok yg terlibat dalam acara ini,” ucap-nya menjelaskan.

Menurut Usai Alom, secara biasa keadaan keamanan di wilayah Ilaga & Kabupaten Puncak pada umumnya kini sudah semakin kondusif.

“Pemerintah daerah, aparat keamanan & pihak gereja sering ada untuk melindungi kami masyarakat. Tidak benar ada pengungsian masyarakat dari Ilaga,” ujar Usai Alom.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2132998/tokoh-orang-papua-sudah-merdeka

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *