oleh

TNI Masuk Desa tuntaskan tugas negara meski dalam belenggu COVID-19

Proses pengerjaaan jembatan di Desa Batuagung, Jembrana, Bali, Sabtu (27/03/2021). ANTARA/HO-Penrem 163/Wira Satya. (Antara/Ayu Khania Pranisitha/2021)

Denpasar (ANTARA) – Melalui pelaksanaan Tentara Nasional Indonesia Manunggal Membangun Desa (TMMD) dari periode ke periode sering memberikan cerita yg berbeda dengan segala keadaan yg mempunyai kejutannya tersendiri. Salah satunya, dapat terlaksana meski dalam belenggu pandemi COVID-19 & dilanda cuaca ekstrim tak menentu.

beincash

Berbagai bentuk rintangan, dari cuaca & keadaan pandemi COVID-19 ini memberikan tantangan tersendiri bagi para personel TNI hingga sanggup menyelesaikan sesuai dengan waktu yg diberikan. Tetap berpegang teguh pada protokol kesehatan sering ditekankan kepada seluruh personel yg turun.

Dari pelaksanaan TMMD ini juga dilakukan untuk mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat & memberikan kemudahan bagi warga desa dalam setiap pembangunan sarana yg dilakukan.

Mulai dari target fisik & target non fisik dari semua pelaksanaan TMMD tidak akan jauh-jauh dari pembangunan infrastruktur, seperti jalan, jembatan, tempat ibadah, sekolah atau tempat MCK yg jadi kebutuhan warga masyarakat setempat.

Begitu juga pelaksanaan target fisik tidak akan lepas dari pembekalan wawasan kebangsaan, berbagai pengenalan & penyuluhan untuk lebih meningkatkan pengetahuan & pengembangan keterampilan warga masyarakat yg diselaraskan dengan potensi & kearifan lokal yg ada di wilayah sasaran.

Pelaksanaan TMMD ke-110 Kodim 1617/Jembrana Tahun 2021 di Banjar Sawe, Desa Batuagung, Jembrana sudah berlangsung selama satu bulan & berakhir di bulan Maret 2021. Personel TMMD jadi satu kesatuan dengan warga masyarakat setempat, sehingga penyelesaian ini juga didukung oleh keterlibatan warga Desa Batuagung.

Hingga di penghujung waktu TMMD berakhir, para personel sudah menuntaskan target utama, yaitu pembangunan jalan rabat beton dengan panjang 1372 Meter dengan lebar 2,5 meter & ketebalan 20 centimeter, sudah mengubah akses transportasi yg menghubungkan antara Banjar Sawe dengan Banjar Palungan Batu jadi jauh lebih baik, kondusif & nyaman.

Baca juga: Kapendam I/BB: Pembukaan TMMD ke-109 terapkan protokol kesehatan

Hal ini tidak terlepas dari kondisi sebelumnya yg cuma berupa jalan tanah yg berada di antara perkebunan yg bila hujan maka sering berlumpur & jadi licin.

Fasilitas fisik ini jadi permasalahan kompleks & juga jadi kendala bagi warga masyarakat setempat pada saat panen mengangkut hasil kebun karena cuma akan dapat dengan jalan kaki atau pakai roda dua, sementara kendaraan roda empat tidak dapat dipakai karena sangat berisiko dengan medan yg ada.

Merespon keadaan ini, Kapenrem 163/Wira Satya Mayor Arm Ida Bagus Putu Diana Sukertia mengatakan melihat kondisi lingkungan Desa Batuagung memang beberapa masyarakat menggantungkan kehidupan atau mata pencaharian dari hasil perkebunan dimana dengan lahan kebun yg dimiliki komoditi yg dihasilkan cukup beragam seperti cengkih, kopi coklat (cacao) vanili, pisang & beberapa tanaman produktif lainnya.

Jenis hasil kebun warga ini merupakan komoditi ekonomis bila dapat dijual atau dipasarkan dengan baik & mudah. Kendala muncul apabila akses mobilitas jalan tidak memadai karena untuk mengangkutnya akan memakan biaya yg cukup mahal. Syukur Program TMMD Ke 110 Kodim 1617/Jembrana sudah jadi solusi bagi warga masyarakat sehingga penghasilan mereka jadi lebih baik tidak banyak diambil oleh biaya distribusi.

Kapenrem juga menerima respon positif dari masyarakat pasca tuntasnya pembangunan di wilayah Desa Batuagung. Salah satunya dari I Gusti Agung Kade Darmawan yg kesehariannya adalah petani dengan mengolah kebun miliknya menyampaikan terima kasihnya atas terselenggaranya TMMD kali ini.

“Jalan desa kami jadi mulus, semuanya juga jadi lancar,” mengatakan Kade Darmawan. Rasa senangnya bertambah ketika dirinya jadi salah seorang warga yg mendapat bantuan kandang kambing lengkap dengan empat ekor kambingnya (1 jantan & 3 betina) dari Kodim 1617/Jembrana.

Warga lainnya yaitu I Kayan Sudiartha juga mendapat bantuan yg sama, sehingga secara keseluruhan Kodim 1617/Jembrana memberikan bantuan 8 ekor kambing (2 jantan & 6 betina) tipe Peranakan Etawa atau EP.

Baca juga: Kala TNI Manunggal wujudkan asa rakyat di pelosok Pulau Timor

Senada dengan pernyataan itu, warga lainnya l Putu Gede Oka Priadnyana, mengatakan dengan adanya jalan rabat beton semua aktifitas warga akan semakin lancar. Akses jalan yg semakin baik sangat menolong warga saat pergi ke kebun begitupun aktifitas saat warga membawa hasil panen jadi semakin mudah

Sebelum adanya pembangunan jalan rabat beton, aktifitas warga terkendala karena kondisi jalan. Terlebih beberapa akbar warga di sini bekerja sebagai petani & berkebun sehingga ketika musim panen warga menghadapi kesulitan untuk membawa hasil panen.

Sekarang warga tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk ongkos buruh karena hasil panen dapat langsung dibawa ke rumah atau pembeli dapat langsung mengambil hasil bumi di kebun petani.

Meski pandemi bukan jadi penghalang memberikan pelayanan bagi masyarakat. Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf menyebutkan TMMD yg dilaksanakan dari waktu ke waktu dengan melibatkan TNI, Pemerintah Daerah, instansi terkait & juga masyarakat dimaksudkan untuk menggelorakan kembali semangat gotong royong & sebagai momentum untuk berpartisipasi menolong pemerintah dalam mempercepat akselerasi pembagunan di wilayah.

Sasaran & volume pengerjaan target fisik TMMD kali ini cukup berat & menantang, juga ada kendala cuaca yg sering turun hujan sedangkan sarana & prasarana serta waktu pelaksanaan yg terbatas, namun begitu dengan semangat, kekompakan & disiplin serta rasa tanggung jawab semua pihak baik TNI, Polri, Pemerintah Daerah & masyarakat bersatu padu bahu membahu dapat menyelesaikan program TMMD Ke 110 Kodim 1617/Jembrana dengan baik & tepat waktu.

“Mudah-mudahan apa yg sudah dibangun dapat menolong menumbuhkan semangat & perkembangan yg kuat serta dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Dengan kepedulian untuk memelihara & merawat infrastruktur yg sudah dibangun dengan baik, maka manfaatnya dapat dinikmati dalam jangka waktu yg lama,” mengatakan Danrem.

Baca juga: Gerebek TMMD bersama rakyat sebagai pondasi cegah radikalisme

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2084410/tni-masuk-desa-tuntaskan-tugas-negara-meski-dalam-belenggu-covid-19

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *