oleh

Tjahjo Kumolo apresiasi SPBE & pelayanan publik Kabupaten Sumedang

-Umum-6 views

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo mengunjungi Desa Sukajaya Kabupaten Sumedang yg jadi model percontohan Zona Integritas Desa, e-SAKIP Desa & Penanganan Stunting Berbasis Digital pada Selasa (23/2/2021). ANTARA/ HO-Tangkapan Layar Youtube Bupati Sumedang Official.

Jakarta (ANTARA) – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo mengapresiasi perkembangan Pemerintah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dalam menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) saat peluncuran program Sumedang Public Service and Digital Explore pada Selasa.

beincash

Tjahjo dalam pernyataan tertulis yg diterima di Jakarta, Selasa, mengatakan perkembangan yg dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumedang tersebut sudah tepat.

“Dengan adanya berbagai pembatasan dalam kegiatan sosial secara fisik saat ini, seperti PPKM skala Mikro, maka perkembangan yg dilakukan pada Pemerintah Kabupaten Sumedang sudah tepat. Penggunaan perkembangan digital untuk mengubah layanan yg masih bersifat konvensional jadi layanan digital merupakan suatu keniscayaan,” ujarnya.

Tjahjo menekankan bahwa pola pelayanan digital yg berpusat kepada pengguna (user-centric) harus terus dilakukan & tidak berhenti dari layanan digital yg saat ini sudah diluncurkan.

Baca juga: Menteri PAN-RB resmikan Mal Pelayanan Publik ke-35 di Indonesia

Namun dilanjutkan secara menyeluruh, sehingga masyarakat secara mudah memanfaatkan segala layanan yg sudah disiapkan oleh Pemkab Sumedang untuk kesejahteraan masyarakat.

“Kualitas layanan juga harus terus dijaga sesuai standar pelayanan, terus ditingkatkan kualitas layanan digital, melalui penerapan tata kelola pemerintahan berbasis manajemen Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik atau SPBE,” mengatakan Tjahjo.

Pemkab Sumedang terus menggenjot kinerja aparaturnya yg diawali dengan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) Desa, di mana sistem itu merupakan integrasi dari sistem perencanaan, sistem penganggaran, & sistem pelaporan kinerja, yg selaras dengan pelaksanaan sistem akuntabilitas keuangan.

“SAKIP Desa ini juga dilengkapi dengan instrumen e-SAKIP,” mengatakan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Herman Suryatman.

Tjahjo Kumolo mengunjungi Desa Sukajaya, yaitu desa di Kecamatan Sumedang Selatan yg jadi model percontohan Zona Integritas Desa, e-SAKIP Desa & Penanganan Stunting Berbasis Digital pada Selasa pagi.

Baca juga: Menpan-RB meresmikan MPP Tabalong supaya warga tak repot urus perizinan

Dalam kunjungan tersebut, Menteri PAN-RB sempat berpidato di depan Kepala Desa Sukajaya & segenap aparatur desa guna menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo mengenai urgensi percepatan pelayanan publik bagi masyarakat.

“Pak Jokowi harap bahwa pemerintah mulai pusat hingga terbawah pun cepat melayani masyarakat. Harus banyak mendengar apa yg diharapkan masyarakat,” ujar Tjahjo.

Selanjutnya, Menpan-RB juga akan meninjau Command Center yg berada di lantai 3 Sekretariat Daerah Kabupaten Sumedang sekaligus meresmikan penggunaannya.

Saat ini, berdasarkan evaluasi reformasi birokrasi tahun 2019, Indeks Reformasi Birokrasi Pemerintah Kabupaten Sumedang adalah 60,01 atau predikat B (Baik).

Baca juga: Menteri PAN-RB pangkas 38.398 jabatan eselon K/L pada 2020

Indeks tersebut berada di atas rata-rata indeks RB kementerian/lembaga yg berada pada 51,08. Hal itu menggambarkan sudah banyak pembenahan yg dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumedang.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2013639/tjahjo-kumolo-apresiasi-spbe-dan-pelayanan-publik-kabupaten-sumedang

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *