oleh

Tinggalkan Olympique Lyon, Rudi Garcia Serang Juninho Pernambucano

Slot SimakNews.com – Tinggalkan Olympique Lyon, Rudi Garcia Serang Juninho Pernambucano,

news.in-24.com

Slot Informasi, Indonesia – Rudi Garcia buka-bukaan soal keadaan di Olympique Lyon. Hal itu dilakukan cuma sehari setelah dia mengumumkan putusannya hengkang setelah laga terakhir Ligue 1. Dia secara blak-blakan menyebut hubungannya dengan Direktur Olahraga Juninho Pernambucano memang buruk.

Setelah Lyon gagal menang atas OGC Nice & tak sanggup lolos ke Liga Champions, Garcia menciptakan satu pengumuman penting. Dia menyebut laga itu sebagai akhir kiprahnya bersama Les Gones. Namun, putusan itu ternyata bukan semata karena hasil buruk yg didapatkan timnya.

Garcia mengaku tak nyaman di kursi pelatih Lyon karena terlibat perang dharap dengan Juninho. Dalam beberapa kesempatan, dia tersinggung oleh langkah yg dibuat eks gelandang timnas Brasil yg piawai mencetak gol dari tendangan bebas tersebut.

fichajes.com

Daftar slots onlin

Dua Kekecewaan Rudi Garcia pada Pengujung Musim Liga Prancis

Depay Terus Diusik, Rudi Garcia Ingin Beri…

Rudi Garcia: Hasil Ini Tidak Adil bagi Olympique Lyon

“Pada awalnya, semua berjalan baik. Namun, kemudian berubah buruk tanpa saya sadari. Setelah dua atau tiga kemenangan pada November, direktur olahraga tak lagi memberi saya ucapan selamat,” urai Rudi Garcia seperti dikutip Slot Informasi dari L’Equipe.

Garcia lantas mengungkapkan akar masalahnya dengan Juninho. “Saya merasa dia tak suka ketika pemain Brasil tak main. Dia lebih suka kami menang bersama pemain-pemainnya. Dia sudah berinvestasi akbar & memang berkualitas. Namun, saya menengarai dia menjanjikan mereka sebagai starter,” ujar eks pelatih AS Roma tersebut.

Garcia Sebut Dua Pemain

Secara lebih detail. Rudi Garcia mengungkapkan dua hal yg menciptakan dirinya sangat tersinggung oleh ulah Juninho Pernambucano. Keduanya menyangkut pemain Brasil yg ada di skuat Olympique Lyon.

Hal perdana adalah disparitas pandangan soal Jean Lucas. Juninho berkeras meminta Garcia memainkan Lucas yg dinilainya lebih baik dari Maxence Caqueret. Sebaliknya, sang pelatih menilai tak ada alasan untuk mencadangkan Caqueret demi Lucas.

Situasi kian memburuk ketika Juninho memberikan dispensasi kepada Lucas tanpa sepengetahuan Garcia. “Sekitar pekan ke-16, Juni mengizinkan Jean Lucas pulang ke Brasil dengan dalih dia tak cukup sering bermain karena Caqueret. Saya menolak & Jean-Michel Aulas membawa Lucas kembali. Namun, Juni mengirim dia ke Brasil pada laga terakhir 2020 tanpa sepengetahuan saya,” ujar sang pelatih.

getfootballnewsfrance.com

Adapun hal kedua adalah soal menit bermain Bruno Guimaraes. “Saya tentu saja bahagia dengan kedatangan Bruno Guimaraes & (Lucas) Paqueta. Mereka adalah opsi bagus. Paqueta tak tergantikan & tampil apik. Namun, ketika Bruno jarang main, masalah muncul,” ucap dia.

Rudi Garcia mengaku terganggu oleh sikap & langkah yg dibuat Juninho Pernambucano. Sampai-hingga, dia sempat menawarkan posisinya bila memang diharapkan oleh sang direktur olahraga. Saking tak nyaman, dia siap mundur dari Olympique Lyon.

“Saat jeda musim dharap, saya menemu (Direktur Sepak Bola) Vincent Ponsot & berkata, ‘Apa yg terjadi? Apa yg sedang coba dilakukan Juni? Apakah dia mengharapkan posisi saya? Ini tak dapat dibiarkan terus. Saya akan menyerahkan semua kunci bila dia mengharapkannya,'” mengatakan Garcia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *