oleh

Tim hukum Mahyeldi sebut putusan MK adalah kemenangan rakyat Sumbar

-Umum-3 views

Ketua Tim Hukum Mahyeldi-Audy, Miko Kamal (kanan). (Antara/Ikhwan Wahyudi)

Padang (ANTARA) – Tim hukum pasangan calon Gubernur Sumbar Mahyeldi-Audy Joinaldy menyebut putusan Mahkamah Konstitusi yg menolak gugatan cagub Mulyadi-Ali Mukhni & Nasrul Abit-Indra Catri merupakan kemenangan rakyat Sumatera Barat

beincash

“Masyarakat Sumatera Barat pantas bersyukur atas sudah dilewatinya semua proses Pilkada Gubernur hingga proses hukum di Mahkamah Konstitusi, ini adalah kemenangan semua rakyat Sumbar, tidak cuma kemenangan pemilih Mahyeldi-Audy saja,” mengatakan Ketua Tim Hukum Mahyeldi-Audy Joinaldy, Miko Kamal saat dihubungi dari Padang, Selasa.

Menurut dia setelah ini pihaknya menunggu penetapan oleh KPU & jadwal pelantikan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri.

Baca juga: Nasrul telepon Mahyeldi setelah gugatan ditolak MK

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat, Mahyeldi-Audy dilantik supaya visi, misi & program unggulan mereka berdua dapat segera diwujudkan,” katanya.

Sebagai Ketua Tim Hukum & Advokasi Mahyeldi-Audy serta Juru Bicara, ia juga minta maaf kalau selama proses Pilkada berkata & berbuat tidak pada tempatnya

Gesekan-gesekan selama proses politik & hukum adalah hal yg wajar dalam dunia politik. Yang tidak wajar adalah melupakan gesekan-gesekan yg pernah terjadi tersebut, ujarnya

“Dengan dibacakannya putusan Mahkamah pada hari ini, maka berakhir pulalah tugas & tanggung jawab saya sebagai Ketua Tim Hukum & Advokasi serta Juru Bicara Mahyeldi-Audy,” katanya.

“Izinkan pula saya mengucapkan selamat kepada Mahyeldi-Audy. Semoga cita-cita mereka berdua menjadikan Provinsi Sumatera Barat sebagai provinsi madani segera terwujud, katanya menambahkan.

Mahkamah Konstitusi menolak gugatan yg diajukan calon Gubernur Sumbar Mulyadi-Ali Mukhni terkait Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Pilgub Sumbar 2020.

“Menyatakan pemohon tidak memiliki kedudukan hukum & permohonan pemohon tidak dapat diterima,” mengatakan Hakim Konstitusi Anwar Usman saat membacakan putusan perkara 129/PHP.GUB-XIX/2021.

Menurut Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams persoalan yg diajukan Mulyadi selaku pemohon merupakan ranah institusi lain untuk menilainya, & kendati yg bersangkutan berstatus tersangka pidana pemilu masih dapat mengikuti Pilgub Sumbar & tidak dikenakan sanksi pembatalan.

Baca juga: Mendagri tunjuk Sekda Alwis jadi Plh Gubernur Sumbar

Selain itu tidak terdapat bukti yg meyakinkan Mahkamah dalam kaitannya dengan perolehan suara Pilgub Sumbar dengan persoalan yg diajukan pemohon.

Lagi pula saksi pemohon di tingkat kabupaten/kota juga menandatangani rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat kabupaten/kota & provinsi

Oleh sebab itu Mahkamah berpendapat tidak terdapat alasan untuk meneruskan permohonan pemohon pada pemeriksaan persidangan lanjutan dengan agenda pembuktian.

Mahkamah Konstitusi juga menolak gugatan yg diajukan pasangan calon gubernur Sumbar Nasrul Abit-Indra Catri soal Perselisihan Hasil Pemilihan Umum pilgub Sumbar 2020.

“Menyatakan pemohon tidak memiliki kedudukan hukum & permohonan pemohon tidak dapat diterima,” mengatakan Hakim Konstitusi Anwar Usman saat membacakan putusan perkara 128/PHP.GUB-XIX/2021.

Menurut Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih setelah Mahkamah mendengar & membaca secara seksama keterangan termohon & pihak terkait serta memeriksa alat bukti yg diajukan para pihak maka untuk penetapan regu pemeriksaan kesehatan calon gubernur Sumbar sebagaimana keberatan yg diajukan pemohon sudah sesuai dengan pasal 45 ayat 2b1 UU 10/2006.

Kemudian terkait adanya pelanggaran tata cara & prosedur pelaksanaan pemungutan suara hingga proses rekapitulasi penghitungan suara tidak da bukti yg meyakinkan mempengaruhi secara siginifikan suara pemohon.

“Lagi pula diperoleh fakta bahwa saksi pemohon di tingkat kabupaten/kota juga menandatangani rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat kabupaten/kota & provinsi,” ujarnya.

Lalu soal sumbangan dana kampanye pasangan Mahyeldi-Audy yg dipersoalkan sudah diselesaikan oleh Bawaslu Sumbar & dinyatakan bukan pelanggaran pidana pemilihan & sudah diaudit oleh kantor akuntan publik dengan simpulan sesuai dengan kriteria yg berlaku.

Baca juga: Cagub Sumbar Mulyadi persoalkan penetapan tersangka ke MK

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2003365/tim-hukum-mahyeldi-sebut-putusan-mk-adalah-kemenangan-rakyat-sumbar

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *