oleh

Tiga Skenario Penjemputan Buronan Kakap Adelin Lis di Singapura

Slot SimakNews.com – Tiga Skenario Penjemputan Buronan Kakap Adelin Lis di Singapura,

Online – Kejaksaan Agung (Kejagung) sudah menyiapkan tiga skenario pemulangan buron kasus pembalakan liar, Adelin Lis, dari Singapura. Skenario pertama, menjemput Adelin Lis di Singapura mengpakai pesawat carter.

“Skenario yg pertama: kita lakukan penjemputan dengan mengerjakan penjemputan pesawat charter,” mengatakan Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer dalam jumpa pers, di Kejagung, Jakarta Selatan, Kamis (17/6/2021).

Skenario kedua menjemput Adelin Lis dengan mengpakai pesawat komersial, Garuda Indonesia. Namun, dua skenario penjemputan Adelin Lis itu belum membuahkan hasil.

“Skenario kedua: pengembalian melalui pesawat komersial melalui pesawat Garuda Indonesia. Dan waktu penjemputan diperkirakan dari tanggal 14 hingga 20 Juni 2021. Upaya pengembalian ini masih belum membuahkan hasil,” ujarnya.

Skenario ketiga, Jaksa Agung ST Burhanuddin meminta KBRI di Singapura untuk menahan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) Adelin Lis. Penahanan itu dilakukan supaya Adelin Lis tak pergi ke manapun sebelum mendapat kepastian tentang penjemputan. Mengingat, Adelin Lis merupakan buronan berisiko tinggi.

“Ketiga sebagai langkah melaksanakan kedaulatan hukum Indonesia Bapak Jaksa Agung meminta pihak KBRI Singapura untuk SPLP, surat perjalanan laksana paspor itu, tidak diserahkan terlebih dahulu kepada yg bersangkutan atau kepada otoritas imigrasi di Singapura sebelum dapat kepastian mengenai penjemputan & jaminan keamanan yg memenuhi kelayakan pemulangan buronan kejaksaan berisiko tinggi tersebut,” papar Leonard.

Leonard mengungkapkan, saat ini pun Kejagung RI terus berkoordinasi dengan pihak Singapura supaya dapat menjemput Adelin lis mengpakai pesawat carter.

“Kita tetap berkoordinasi masih terus supaya pesawat charter kita dapat diizinkan mendarat di Singapura & kita tetap, Bapak Jaksa Agung tadi, sebagaimana kita hinggakan sudah meminta KBRI untuk menahan SPLP-nya. Jadi dengan SLB kita harapkan Adelin Lis tidak terbang kemanapun atau ke Indonesia dengan mengpakai pesawat lain di luar kecuali pesawat Garuda Indonesia,” tutur dia.

Adelin Lis Buronan Berisiko Tinggi

Leonard juga memaparkan upaya-upaya Adelin Lis untuk tak dijemput pihak Kejagung. Keluarga Adelin Lis, mengatakan dia, meminta supaya buron belasan tahun itu datang sendiri ke Medan. Adelin Lis bahkan disebut sudah memesan tiket.

“Pada tanggal 16 kemarin pun pihak dari terpidana Adelin Lubis yaitu putra Adelin Lubis melalui kantor pengacara Parameswara & partner yg berada di Medan menyurati Kejati Sumut dengan memohon supaya Adeline Lubis diizinkan untuk pulang sendiri ke Medan & akan datang sendiri ke kejaksaan negeri Medan & ternyata terpidana Adeline Lubis sudah memesan tiket ke Medan untuk penerbangan tanggal 18 Juni 2021,” ungkap Leonard.

“Padahal ketika persidangan Adelin Lis dikenakan denda 14.000 USD dia memohon untuk dua kali bayar dengan pertimbangan yg bersangkutan mengalami kesulitan keuangan & meminta supaya ada yg dapat ditahan di lapas Tanjung Gusta,” kata dia.

Namun, Leonard memastikan, Jaksa Agung sudah menolak surat permohonan pihak Adelin Lis itu. Sebab, Adelin Lis termasuk buron berisiko tinggi yg sudah dua kali masuk daftar pencarian orang (DPO).

“Surat permohonan tersebut oleh Bapak Jaksa Agung sudah mengirimkan surat kepada Duta Besar Republik Indonesia di Singapura kemarin tanggal 16 juni 2021 yg pada pokoknya adalah Adelin Lis adalah buronan kejaksaan yg berisiko tinggi & sebagaimana kita ketahui lebih dari 12 tahun atau hingga saat ini sekitar 14 tahun yg bersangkutan menghindari dari eksekusi pidana penjara & pembayaran negara & uang pengganti,” mengatakan Leonard.(detiknews.com)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *