oleh

Terungkap, Inilah Instrumen TWK yang Dipakai BKN untuk Pegawai KPK – Nasional

Slot SimakNews.com – Terungkap, Inilah Instrumen TWK yang Dipakai BKN untuk Pegawai KPK – Nasional,

Kepala BKN Bima Haria Widapatna mejelaskan tahapan seleksi PPPK 2021. Ilustrasi Foto: Ricardo/Slot Informasi Online

jpnn.com, JAKARTA – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Widapatna menyebut tujuan pelaksanaan tes wawasan kebangsaan (TWK) ialah untuk mengetahui keyakinan & keterlibatan peserta yg diuji dalam bernegara.

“Jadi, bukan hanya pemahaman, tetapi adalah keyakinan & keterlibatan mereka dalam proses bernegara ini,” mengatakan dia di Jakarta, Jumat (18/6).

Dalam prosesnya, BKN mencari sebuah instrumen yg tepat untuk pelaksanaan TWK termasuk ke Nahdlatul Ulama (NU).

Slot info lainnya:
  • Nama Fahri Hamzah Mencuat dalam Kasus Suap Ekspor Benur, KPK Bergerak

Dia mengatakan, instrumen dari NU tersebut ada, tetapi validitasnya belum dites & tenaga asesor-nya juga belum standar.

Selanjutnya, BKN berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yg sudah mengembangkan TWK, tetapi instrumen tersebut juga belum dapat dipakai.

Nah, BKN pada akhirnya menemukan instrumen TWK yg dimiliki TNI AD.

Slot info lainnya:
  • Mantan Ketua PGRI: Guru Honorer K2 Cukup Wawancara untuk Lulus PPPK 2021

Menurut Bima, instrumen itu disebut dengan indeks moderasi bernegara-68 yg kemudian dipakai kepada pegawai KPK dalam rangka alih status menjadi ASN.

Selain mengpakai instrumen indeks moderasi bernegara-68, untuk meningkatkan validitas-nya BKN juga menambah profiling yg dilaksanakan oleh BNPT.

TAGS   TWK pegawai KPK BKN Bima Haria Widapatna alih status pegawai KPK NU BNPT TNI AD

BERITA TERKAIT
  • Nurul Ghufron Buka-bukaan Penggagas Ide TWK Pegawai KPK
  • 5 Berita Terpopuler: Peringatan dari Habib Rizieq, Novel Baswedan cs Meradang, Kalau Mundur Repot Lagi
  • Komnas HAM Bertanya soal Isu Taliban di KPK, Ghufron Menjawab…
  • Nurul Ghufron Datangi Komnas HAM untuk Menjelaskan Soal Dasar Hukum TWK
  • Ghufron KPK: Kami Bukan Mangkir & Bukan Tidak Hadir
  • Novel Baswedan Cs Minta Ali Fikri tak Berikan Informasi Sesat

SPONSORED CONTENT

loading…

.SC_TBlock_321180_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 100px; height: 102px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 a { font-family: Georgia, Times, Times New Roman, serif !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; }

loading…

.SC_TBlock_321187_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 102px; height: 100px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321187 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; } #SC_TBlock_321187 a { font-family: Georgia, Times, Times New Roman, serif !important; } .SC_TBlock > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; }

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *