oleh

Tengku Zul wafat, Anwar Abbas minta masyarakat memaafkan & mendoakan

Dokumentasi – Ustadz Tengku Zulkarnain menyampaikan tausiahnya pada peringatan Isra Mi’raj yg digelar di Halaman Istana Maimun Medan, (3/4). Antara Sumut/Septianda

Benar, kami terima informasi-nya, (beliau) meninggal duniaJakarta (ANTARA) – Mantan petinggi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain atau Tengku Zul meninggal dunia di Rumah Sakit Tabrani, Pekabaru, Riau, Senin petang, setelah mendapat perawatan selama beberapa hari karena COVID-19.

“Benar, kami terima informasi-nya, (beliau) meninggal dunia,” mengatakan Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas saat dihubungi di Jakarta, Senin malam.

Ia mengatakan wafatnya Tengku Zul merupakan kehilangan bagi Umat Islam, mengingat mantan pengurus MUI itu banyak berperan dalam kegiatan dakwah di banyak tempat, khususnya di Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Anwar Abbas secara spesifik meminta supaya masyarakat Indonesia, khususnya Umat Islam, mendoakan Tengku Zulkarnain serta memaafkan berbagai kesalahan atau perbuatan almarhum semasa hidupnya.

“Saya memohon kepada masyarakat, karena perbuatan kepada sesama (manusia), cuma dapat dimaafkan oleh sesama manusia,” ujar Anwar Abbas.

Ia mengatakan Tengku Zul merupakan sosok yg lemah lembut, meskipun almarhum banyak diketahui sebagai tokoh yg keras.

Baca juga: Tengku Zul dapat 23 pertanyaan saat diperiksa kasus Abu Janda

Baca juga: Tengku ungkap alasan pertemuan dia bersama Anies-Rizieq selepas Isya

“Saya banyak (bekerja) bersama-sama beliau sewaktu saya jadi sekretaris jenderal MUI & beliau jadi wakilnya. Di sana, saya dekat dengan beliau & melihat sosok-nya yg lemah lembut,” mengatakan Anwar Abbas mengenang sosok Tengku Zul.

Dalam kesempatan yg sama, ia mengatakan ajaran Islam, khususnya yg tertuang dalam berbagai hadist, menyebut bahwa mereka yg meninggal pada bulan suci Ramadhan akan mendapatkan pengampunan atas dosa-dosa selama hidup.

“Dosa-dosanya seluruhnya diampuni,” mengatakan Anwar Abbas mendoakan wafatnya Tengku Zul.

Anwar Abbas menuturkan, yg wafat karena COVID-19, juga dapat disebut mati syahid, khususnya syahid ukhrawi.

Beberapa Hadist, mengatakan Anwar Abbas, menyebutkan Umat Islam yg meninggal dunia karena bencana alam, melahirkan, korban wabah penyakit, & perang melawan penjajah akan mendapatkan pahala syahid ukhrawi.

Dalam ajaran Islam, seorang muslim yg disebut mati syahid, maka dosa-dosanya selama di dunia akan diampuni, & ia dijanjikan masuk surga.

Sebelum wafat, kondisi Tengku Zul terus menurun. Petugas kesehatan rumah sakit sempat memasang ventilator ke Tengku Zul, tetapi kondisi-nya tidak kunjung membaik.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2149482/tengku-zul-wafat-anwar-abbas-minta-masyarakat-memaafkan-dan-mendoakan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *