oleh

Tempat ibadah & mal di Semarang tutup selama PPKM darurat

Slot SimakNews.com

Tempat ibadah & mal di Semarang tutup selama PPKM darurat

,

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. ANTARA/HO-Humas Pemkot Semarang

Kalau tempat ibadah ditutup, masa malnya tidak ditutup.Semarang (ANTARA) – Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah, memastikan tempat ibadah & mal atau pusat perbelanjaan ditutup sementara selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat mulai 3 hingga 20 Juli 2021.

“Kalau tempat ibadah ditutup, masa malnya tidak ditutup,” mengatakan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di Semarang, Jumat.

Untuk pasar tradisional & toko penyedia bahan kebutuhan pokok, mengatakan Hendrar Prihadi, masih tetap diizinkan beroperasi dengan penerapan protokol kesehatan & jam operasional hingga pukul 20.00 WIB.

Menurut dia, terdapat setidaknya lima hal dalam Peraturan Wali Kota Semarang tentang PKM yg harus disesuaikan dengan aturan PPKM darurat.

Baca juga: Ganjar dukung sanksi bagi kepala daerah tak laksanakan PPKM darurat

Selain mal atau pusat perbelanjaan & tempat ibadah, mengatakan dia, memperketat pelaksanaan bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Menurut dia, penerapan WFH untuk sektor esensial maupun nonesensial sudah diatur sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri.

Untuk lingkungan Pemerintah Kota Semarang, dia memastikan ada 41 organisasi perangkat daerah yg akan tetap beroperasi selama PPKM darurat dengan penerapan protokol kesehatan & pembatasan ketat.

Selain itu, lanjut dia, pembatasan juga kepada para pelaku usaha restoran, tempat makam, serta pedagang kaki lima yg cuma diizinkan beroperasi hingga pukul 20.00 WIB.

Para pelaku usaha tersebut, mengatakan Wali Kota, tidak diizinkan untuk menerima tamu yg makan ditempat & cuma boleh melayani pesanan yg dibawa pulang.

Untuk kegiatan sosial seperti perkawinan & pemakaman, menurut dia, masih diizinkan dengan pembatasan tamu maksimal 30 orang serta penerapan protokol kesehatan yg ketat.

Dalam perubahan aturan tersebut, diatur pula pengenaan sanksi mulai dari sanksi administratif hingga pencabutan izin usaha bagi yg melanggar.

Wali Kota mengatakan bahwa Satpol PP dengan dukungan kepolisian & TNI akan mengawasi pelaksanaan PPKM darurat ini.

Baca juga: PPKM darurat, Menkeu tambah anggaran kesehatan jadi Rp185,98 triliun

Sebelumnya diberitakan, Presiden RI Joko Widodo resmi memberlakukan PPKM darurat mulai 3 hingga 20 Juli 2021.

Di Jawa Tengah terdapat 13 daerah yg masuk dalam wilayah berstatus level 4 atau daerah dengan 150 kasus COVID-19 per 100.000 penduduk per minggu, perawatan di rumah sakit lebih dari 30 oramg per 100.000 penduduk per pekan & kasus kematian lebih dari 5 per 100.000 penduduk per minggu.

Ke-13 daerah tersebut meliputi Kabupaten Sukoharjo, Rembang, Pati, Kudus, Klaten, Kebumen, Grobogan, Banyumas, serta Kota Tegal, Surakarta, Semarang, Salatiga, & Magelang.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2245002/tempat-ibadah-dan-mal-di-semarang-tutup-selama-ppkm-darurat

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *