oleh

TB Hasanuddin: Jual senjata ke separatis termasuk khianati NKRI

-Umum-1 views

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw saat rilis tentang kasus senjata api yg diduga akan dipasok ke KKB. (ANTARA/Evarukdijati)

Jakarta (ANTARA) – Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (purn) TB Hasanuddin menilai kasus jual-beli senjata api & amunisi kepada kelompok separatis seperti Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, adalah bentuk pengkhianatan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

beincash

“Menjual senjata kepada gerombolan bersenjata yg notabene menentang pemerintah atau separatis itu termasuk pengkhianatan kepada negara & layak dihukum seberat-beratnya. Apalagi pelakunya adalah oknum TNI-Polri,” mengatakan Hasanuddin dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, TNI & Polri memiliki struktur organisasi supervisi yg sangat lengkap, bahkan para perwira & komandan merupakan pengawas langsung.

Baca juga: Anggota DPR: Tindak tegas oknum polisi jual senjata ke KKB di Papua

Baca juga: Kapolda tegaskan anggota Polri penjual senpi ke KKB pasti terungkap

Dia menilai kasus penjualan senjata tersebut jadi pembelajaran, bahwa para perwira & komandan tidak boleh lengah mengawasi anak buahnya supaya tak mengerjakan perbuatan tercela apalagi menjurus ke tindak pidana.

Politisi PDI Perjuangan itu juga meminta pemerintah mengeliminir perdagangan gelap senjata, salah satu caranya adalah dengan mengawasi & menjaga ketat pintu-pintu masuk Indonesia khususnya di perbatasan.

“Selain menjaga ketat perbatasan, harus ada juga supervisi ketat senjata-senjata lama pasca-konflik. Misalnya pasca-konflik di Aceh atau Ambon, senjata-senjata yg diserahkan ke petugas keamanan ini juga harus diinventarisir untuk mencegah diperjualbelikan oknum petugas keamanan,” ujarnya.

Sebelumnya, Polri mengungkap kasus dugaan jual-beli senjata api ke KKB di Papua yg melibatkan oknum TNI & Polisi.

Dua oknum anggota dari Polresta Pulau Ambon & Polres Pulau Lease ditangkap karena diduga menjual senjata api beserta amunisi ilegal kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Polisi sudah menahan enam orang tersangka masing-masing berinisial SN, RM, HN, & AT yg merupakan warga sipil ditambah dua oknum anggota Polri berinisial SHP alias S & MRA, sedangkan Praka MS ditahan Pomda XVI/Pattimura.

Kapolresta Pulau Ambon & PP Lease, Kombes Pol Leo SN Simatupang mengatakan, senjata api tipe revolver yg dijual oknum anggota polisi diduga merupakan senpi milik polisi yg hilang di Aspol Tantui Ambon saat terjadi kerusuhan.

Konflik kemanusiaan yg terjadi di Maluku sejak awal 1999 hingga 2004 ini menyebabkan asrama polisi Tantui Ambon ikut terbakar, & di saat itulah sejumlah senpi dinyatakan hilang.

Baca juga: Propam Polri kirim regu selidiki kasus oknum polisi jual senjata ke KKB

Baca juga: Kapolda Papua sesalkan penjualan senpi ke KKB

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2015217/tb-hasanuddin-jual-senjata-ke-separatis-termasuk-khianati-nkri

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *