oleh

Tak Ada Lagi Gianluigi Buffon di Skuat Juventus Musim Depan

Getty Images

Slot Informasi, Indonesia – Tak akan ada lagi nama Gianluigi Buffon di skuat Juventus musim depan. Kiper berumur 43 tahun itu sudah memutuskan pergi dari I Bianconeri. Namun, itu bukan berarti eks penjaga gawang nomor satu Italia tersebut akan pensiun.

“Masa depan saya sudah jelas. Perjalanan sangat panjang & indah bersama Juve akan benar-benar berakhir pada tahun ini,” ujar Gianluigi Buffon seperti dikutip Slot Informasi dari Tuttosport. “Entah saya akan berhenti bermain atau menemukan keadaan yg membuka kesempatan untuk bermain.”

Lebih jauh, Buffon merasa kiprahnya bersama Juventus sudah paripurna sehingga sudah saatnya ditutup. “Kupikir saya sudah memberikan segalanya untuk Juve. Aku juga sudah mendapatkan semuanya. Kami sudah mencapai akhir sebuah siklus,” ucap kiper didikan Parma tersebut.

window.S1_CMP_INSTAGRAM = true; window.dataLayer = window.dataLayer || []; window.dataLayer.push({ event: ‘cmp_instagram’ }); Daftar slots onlin

SAH! Gianluigi Buffon Buka Akademi Sepak Bola

Chiellini Akui Kontraknya & Buffon di Juventus Tak Bermasalah

Gianluigi Buffon Hampir Pasti Tidak Pensiun di Juventus

Ini akan jadi perpisahan kedua antara Buffon & Juventus. Sebelumnya, sang kiper sempat hengkang ke Paris Saint-Germain pada musim 2018-19. Namun, musim berikutnya, dia kembali walaupun tak lantas menggeser Wojciech Szczesny dari posisi kiper utama I Bianconeri.

Kini, perpisahan kedua akan terjadi & dipastikan jadi perpisahan sejati. Mengingat umurnya yg sudah 43 tahun, tak mungkin lagi Buffon kembali ke skuat Juventus yg butuh peremajaan. Satu-satunya kemungkinan kembali adalah masuk staf pelatih atau manajemen klub.

Buffon Ungkap Kelemahan Juventus

Getty Images

Selain mengumumkan kepastian hengkang, Gianluigi Buffon juga membahas kiprah Juventus yg mengecewakan pada musim ini. Di bawah asuhan Andrea Pirlo, I Bianconeri tersisih pada babak 16 akbar Liga Champions & gagal meraih Scudetto ke-10 secara beruntun. Mereka bahkan terancam finis di luar 4 besar.

“Kami tak punya kontinuitas. Pada pertandingan melawan 5-6 regu teratas, kami sering menang, begitu sering imbang, & kadang kalah. Berimbang. Lalu, melawan tim-tim semenjana, kami kehilangan poin secara bodoh,” ujar Buffon tanpa basa-basi.

Menilik hasil-hasil yg diraih sepanjang musim ini, Gianluigi Buffon menunjuk satu hal yg jadi pekerjaan rumah Juventus. Itu adalah membenahi mentalitas pemain & tim. “Kukira regu ini belum tumbuh bersama secara emosional,” mengatakan dia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *