oleh

Survei: Kepuasan masyarakat terhadap kinerja Jokowi meningkat

-Umum-0 views

Hasil survei Y-Publica terkait tingkat kepuasan masyarakat kepada kinerja Presiden Jokowi. (ANTARA/HO-Survei Y-Publica)

Di tengah keadaan pandemik COVID-19 & akibat ekonomi yg ditimbulkan-nya, tingkat kepuasan masyarakat kepada pemerintahan Jokowi justru meningkatJakarta (ANTARA) – Hasil survei yg dilakukan oleh Y-Publica menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat kepada pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) periode kedua meningkat di tengah pandemik COVID-19. “Di tengah keadaan pandemik COVID-19 & akibat ekonomi yg ditimbulkan-nya, tingkat kepuasan masyarakat kepada pemerintahan Jokowi justru meningkat,” mengatakan Direktur Eksekutif Y-Publica Rudi Hartono dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu. Meskipun sempat turun pada survei bulan Juli 2020, tetapi kepuasan kembali naik & kini mencapai posisi tertinggi. Pada bulan Maret 2020 kepuasan kepada Jokowi mencapai 68,7 persen, lalu turun jadi 67,0 persen pada Juli 2020, & bergerak naik jadi 70,5 persen pada Oktober 2020. Kini tingkat kepuasan masyarakat kepada Jokowi sebesar 71,4 persen. Sementara itu ketidakpuasan pada bulan Maret 2020 sebesar 27,1 persen, naik jadi 29,3 persen (Juli 2020), lalu turun lagi jadi 26,8 persen (Oktober 2020), & kini 23,8 persen. Responden yg tidak tahu/tidak menjawab saat ini sebanyak 4,8 persen.

beincash

Baca juga: LSI: Mayoritas masyarakat puas dengan kinerja Presiden Jokowi

Baca juga: Survei: NU & Muhammadiyah puas dengan kinerja Jokowi Menurut Rudi, memang kepuasan sempat turun pada pertengahan tahun 2020 lalu, ketika COVID-19 sedang naik-naiknya & ekonomi praktis lumpuh. Pilihan Jokowi untuk membuka kembali aktivitas ekonomi dengan sejumlah pembatasan berhasil memulihkan kembali tingkat kepuasan masyarakat. “Jika kita lihat tingkat pertumbuhan ekonomi, penurunan paling dalam terjadi pada kuartal II/2020 yg mencapai minus 5,32 persen, & terus minus hingga akhir tahun, hingga membawa Indonesia ke jurang resesi,” tutur Rudi. Tetapi, secara perlahan pertumbuhan negatif tersebut mulai bergerak naik. Pada kuartal III/2020, Indonesia mencatat pertumbuhan ekonomi minus 3,49 persen. Kemudian, naik lagi jadi minus 2,19 persen pada kuartal IV/2020, sehingga sepanjang tahun 2020 tumbuh minus 2,09 persen. Sejumlah perkiraan menilai optimisme pertumbuhan ekonomi Indonesia akan keluar dari zona negatif pada 2021, meskipun tidak akan mencapai level sebelum pandemik. Di sisi lain kurva kasus COVID-19 yg belum melandai & pembatasan (PPKM) masih jadi kendala bagi sektor-sektor ekonomi. “Strategi vaksinasi sebagai game changer menghadapi pandemik & memulihkan ekonomi masih mengalami tantangan, selain resep omnibus law & pembentukan Lembaga Pengelola Investasi (LPI) yg diyakini dapat mendatangkan investasi & kemudahan berusaha,” tutur Rudi. Survei Y-Publica dilakukan pada 5-15 Februari 2021 kepada 1.200 orang mewakili seluruh provinsi di Indonesia. Survei dilakukan melalui sambungan telepon kepada responden yg dipilih acak dari survei sebelumnya sejak 2018. Margin of error sekitar 2,89 persen, tingkat kepercayaan 95 persen.

Baca juga: Survei: Kepuasan kepada kinerja Presiden Jokowi cukup baik

Baca juga: Survei: Indonesia butuh ratusan juta pekerja digital pada 2025

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2015058/survei-kepuasan-masyarakat-terhadap-kinerja-jokowi-meningkat

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *