oleh

Sule Santai Dituding Ikut Campur Urusan Harta Warisan Mantan Istri

Foto kolase Teddy & Sule.

Aset kekayaan Lina Jubaedah tengah jadi polemik.

Simaknews.com – Perseteruan antara Teddy Pardiyana dengan anak-anak Sule masih belum usai. Teddy Pardiyana bersikukuh harap meminta hak waris dari harta peninggalan istrinya, Lina Jubaedah.

beincash

Terkait hal itu, Sule pun angkat bicara. Dia bilang cuma mendukung putra sulungnya, Rizky Febian untuk perjuangkan aset sang ibu yg masih jadi haknya.

“Di situ semua aset-aset yg ada itu diperuntukan kepada anak-anak. Saya cuma mendukung Iki untuk perjuangkan haknya,” ujar Sule saat ditemui di Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (22/12/2020) malam.

Sule menegaskan tak perduli kalau disebut-sebut ikut campur dalam harta gono-gini peninggalan mantan istrinya.

Baca Juga: Sule Tanggapi Isu Teddy Habiskan Duit Lina Jubaedah Sampai Rp 5 M

Teddy suami Lina Jubaedah [Simaknews.com/Yuliani]

“Saya dituding ikut campur juga ya monggo silahkan nggak jadi masalah. Saya cuma ditanya wartawan, sebagai ayahnya ya saya harus menjawab dong,” mengatakan Sule.

Pemilik nama lengkap Sutisna ini menunggu itikad baik Teddy Pardiyana supaya mengobrol dengan anak-anaknya ihwal semua aset kekayaan Lina Jubaedah.

“Menurut saya lakukanlah itikad baik kalau memang nggak salah. Kalau memang benar nggak usah takut. Kalau memang punya bukti & lain-lainnya,” tutur Sule.

“Iki juga nggak menuduh kan. dia cuma mempertanyakan mana haknya Iki gitu,” sambungnya lagi.

Sebelumnya, dalam jumpa pers di Bandung, Rizky Febian mempertanyakan hasil dari rumah kos-kosan 32 pintu yg dibangun Lina Jubaedah dari uang manggungnya di awal karier sebagai musisi.

Baca Juga: Rizky Febian Tanya Harta Titipan ke Teddy, Pengacara: Nggak Nyambung

Kabarnya, kos-kosan itu saat ini dikelola oleh Teddy Pardiyana.

Tidak bermaksud menuding, Rizky Febian cuma harap meminta penjelasan kepada Teddy Pardiyana kemana uang dari hasil kos-kosan itu.

Tak cuma itu, perhiasan milik Lina Jubaedah & ibundanya juga diduga hilang. Kala itu, emas tersebut diletakkan di sebuah gentong.

Karena sempat terjadi sebuah ritual di mana barang-barang pemberian Sule tidak boleh dipakai lagi.

Di lain pihak, Teddy Pardiyana sendiri terus meminta bagian dari harta warisan almarhumah. Dia memperjuangkan itu buat putrinya, Bintang.

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *