oleh

Sukamta: Perhatikan parameter sebelum akui Taliban

Slot SimakNews.com – Sukamta: Perhatikan parameter sebelum akui Taliban,

Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI Sukamta. (ANTARA/HO-Humas Fraksi PKS.)

Jakarta (ANTARA) – Anggota Komisi I DPR RI Sukamta meminta pemerintah Indonesia memperhatikan keadaan & berbagai parameter sebelum mengambil kebijakan mengakui Taliban sebagai pemimpin resmi di Afghanistan.

Menurut dia, parameter-parameter pengakuan secara de facto & de jure dapat dilakukan pemerintah Indonesia dengan melihat sikap kebijakan Taliban.

“Keseriusan Taliban dalam melindungi warga negara asing & mengurus rakyatnya dapat jadi syarat pengakuan Indonesia bahkan dunia internasional untuk legitimasi kepemimpinan Taliban di Afghanistan,” mengatakan Sukamta di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, pemerintah Indonesia harus segera menentukan sikap dengan memperhatikan keadaan & komunikasi dengan Taliban.

Dia menilai, Taliban memiliki tanggung jawab membawa Afghanistan dari kehancuran akibat perang jadi negara yg dapat kembali jadi negara normal.

“Proses pembangunan kembali Afghanistan harus melibatkan semua pihak yg harap membangun negara itu, berlangsung secara damai & moderat. Indonesia & dunia internasional dapat ikut terlibat & terus mendorong pembangunan kembali di Afghanistan,” ujarnya.

Baca juga: AS harapkan Taliban izinkan warga Afghanistan untuk mengungsi
Baca juga: Presiden Afghanistan Ashraf Ghani & keluarganya ada di UAE
Baca juga: Ketua MPR minta Kemenlu menyiapkan upaya evakuasi WNI di Afghanistan

Dia meminta pemerintah Indonesia sebagai anggota Dewan Keamanan PBB bersama masyarakat internasional untuk mendorong Taliban supaya tidak lagi menjadikan Afghanistan sebagai tempat berlindung kelompok-kelompok teroris seperti Al Qaeda & ISIS.

Menurut dia, perang kepada terorisme global melawan ISIS, Al Qaeda & kelompok terorisme lainnya harus dilakukan pemerintah Afghanistan yg dipimpin oleh Taliban supaya tidak terulang perang panjang yg merugikan rakyat Afghanistan.

“Selain itu, pemerintah Indonesia harus mendorong supaya Taliban lebih inklusif, akomodatif, serta moderat sehingga dapat mengakomodir kepentingan dari berbagai pihak, termasuk kaum perempuan untuk bersama membangun Afghanistan,” katanya.

Wakil Ketua F-PKS DPR RI itu secara spesifik juga menyoroti masalah di luar negeri Afghanistan yg terkait langsung dengan Indonesia.

Menurut dia, saat ini ada 2,7 juta pengungsi Afghanistan tersebar di berbagai negara salah satunya Indonesia, yaitu ada lebih dari 8.000 pengungsi Afghanistan bertahun-tahun berada di Indonesia menyebabkan berbagai masalah terjadi.

“Karena itu peran Indonesia & keseriusan dari Taliban dalam membangun kembali Afghanistan di uji dalam penyelesaian masalah pengungsi ini,” ujarnya.

Sukamta menjelaskan, sudah bertahun-tahun sebanyak 8.000 pengungsi Afghanistan tinggal sementara di Indonesia.

Karena itu dia mendorong pemerintah untuk segera meratifikasi Konvensi Pengungsi supaya Indonesia jadi bagian dari penyelesaian masalah pengungsi dunia. Saat ini Indonesia belum meratifikasi Konvensi Internasional 1951 & Protokol 1967 tentang Status Pengungsi.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2336810/sukamta-perhatikan-parameter-sebelum-akui-taliban

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *