oleh

Sudirga: Pelaku Pariwisata Berharap Munas Kadin Tetap Digelar di Bali – Ekonomi

Slot SimakNews.com – Sudirga: Pelaku Pariwisata Berharap Munas Kadin Tetap Digelar di Bali – Ekonomi,

Direktur Lembaga Operator Manajemen Hotel Pramana Experience, I Nyoman Sudirga Yusa. Foto: Dokumentasi pribadi

jpnn.com, JAKARTA – Pelaku pariwisata di Bali berharap pelaksanaan Musyawaran Nasional (Munas) Kamar Dagang & Industri (Kadin) Indonesia tetap diselenggarakan di Bali.

Penyelenggaraan Munas Kadin itu diharapkan menjadi pendorong bangkitnya pariwisata & ekonomi Bali.

Harapan ini salah satunya dihinggakan Direktur Lembaga Operator Manajemen Hotel Pramana Experience, I Nyoman Sudirga Yusa menyusul berhembusnya kabar pemindahan Munas Kadin ke Kendari.

Slot info lainnya:
  • Tampil Seksi, Yuni Shara Semarakkan Munas Kadin

“Seharusnya sesuai visi beberapa lembaga di pusat untuk dapat menggairahkan pariwisata Bali & membantu perekonomian dengan menyelenggarakan kegiatan di Bali,” mengatakan Sudirga, Selasa (26/5).

Sudirga mengungkapkan jika memang benar kabar pemindahan Munas Kadin ke luar Bali, semestinya ada pernyataan resmi dari pihak Kadin & pemerintah. Apalagi pembatalan itu akan sangat merugikan bagi Bali.

“Kenapa hal ini dilakukan di tengah harapan semua pelaku pariwisata Bali untuk dapat memperpanjang napas di tengah krisis akibat Covid19? Kami harus mintakan tanggapan yg objektif tanpa adanya tekanan atau rekayasa lainnya. Karena hal ini sangat merugikan pandangan umum secara nasional bahkan internasional pada kondisi keamanan wilayah Bali,” ujar pria yg juga anggota Tim Verifikasi Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE) Provinsi Bali itu.

Slot info lainnya:
  • Jokowi Restui Munas Kadin, Kandidat Ketua Mulai Bermunculan

Menurut Sudirga, Bali saat ini tengah mendapat pengakuan tentang tertibnya warga masyarakat mengpakai masker. Beberapa wilayah, bahkan hingga tingkat desa, terus mengerjakan proses vaksinasi.

Dia menyebut pelaku pariwisata bahkan sudah hampir separuhnya tervaksinasi dari total 100 ribu lebih pelaku pariwisata yg berhak mendapat vaksin.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *