oleh

Stres dan Tertekan, Dinar Candy Mengaku Belum Makan dari Kemarin – Entertainment

Slot SimakNews.com – Stres dan Tertekan, Dinar Candy Mengaku Belum Makan dari Kemarin – Entertainment,

Dinar Candy. Foto: Firda Junita/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA – DJ Dinar Candy membeberkan kondisi kesehatan mentalnya saat ini. Belakangan ini, Dinar Candy memang mengaku sudah empat bulan terakhir mengalami stres.

Tekanan yg dirasakannya itu bahkan menciptakan dirinya nekat turun ke jalan memakai bikini hingga menyebabkan terjerat masalah hukum.

Dinar mengaku kondisi mentalnya hingga kini masih belum stabil. Perempuan 28 tahun itu juga mengaku tak napsu makan.

Slot info lainnya:
  • Kini Ivan Gunawan Bisa Lebih Tenang

“Sejauh ini begitulah, belum dapat makan, makan nasi belum dari kemarin,” ujar Dinar di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (9/8).

Meski begitu, dia tetap mencoba mengkonsumsi makanan lain agar tubuhnya tetap ternutrisi. Dinar menyebut makanan yg dia konsumsi belakangan ini hanya buah-buahan.

“Jadi, makannya buah-buah, kayak belum dapat begitu (menyantap hidangan lain),” tutur Dinar.

Slot info lainnya:
  • Dinar Candy: Semoga Masyarakat Indonesia Bisa Memaafkan

Namun, dia tak dapat memastikan bagaimana kondisi kesehatan mentalnya saat ini.

“Kesehatan, belum dicek ke psikiater,” mengatakan Dinar Candy.

TAGS   dinar candy dinar candy tersangka DJ Dinar Candy dinar candy stres

BERITA TERKAIT
  • Dinar Candy Menjalani Wajib Lapor Perdana, Apa Saja Sih yg Ditanya Polisi?
  • Dinar Candy Deg-degan, Tidak Bisa Makan dari Kemarin
  • Jalani Wajib Lapor, Begini Penampakan Dinar Candy di Polres Metro Jakarta Selatan
  • Berstatus Tersangka, Kapan Dinar Candy Menjalani Wajib Lapor?
  • Makin Buruk, Wajah Penegakan Hukum Indonesia
  • Dinar Candy: Semoga Masyarakat Indonesia Bisa Memaafkan

SPONSORED CONTENT

loading…

.SC_TBlock_321180_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 100px; height: 102px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 a { font-family: Georgia, Times, Times New Roman, serif !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; }

loading…

.SC_TBlock_321187_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 102px; height: 100px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321187 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; } #SC_TBlock_321187 a { font-family: Georgia, Times, Times New Roman, serif !important; } .SC_TBlock > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; }

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *