oleh

Sistem Tidak Bekerja, 68 Ribu Dosis Vaksin COVID-19 Rusak – Internasional

Slot SimakNews.com – Sistem Tidak Bekerja, 68 Ribu Dosis Vaksin COVID-19 Rusak – Internasional,

Vaksin buatan AstraZeneca. Foto: Reuters/Peter Cziborra

jpnn.com – Lebih dari 68.000 dosis vaksin COVID-19 AstraZeneca pekan lalu dibuang akibat kerusakan pada pendharap, setelah suhunya naik menjadi 15 derajat Celsius, menurut Dewan Kesehatan, Selasa (29/6).

Sistem alarm tidak melaporkan kerusakan, yg berlangsung selama 12 jam lebih & baru diketahui setelah seorang pegawai masuk ke ruang pendharap tersebut.

Vaksin COVID-19 AstraZeneca harus disimpan pada suhu 2-8 derajat Celsius. Sedikitnya 32.000 dosis dari vaksin yg berbeda ikut dimusnahkan.

Slot info lainnya:
  • Pengembang Vaksin COVID-19 di Kuba Umumkan Tingkat Efikasi Mencapai 92 Persen

“Kasus seperti itu tidak dapat diterima,” mengatakan Kati Kusmin, pimpinan perusahaan manajemen real estate yg menyelidiki insiden tersebut.

Kantor berita Estonia melaporkan bahwa insiden itu tidak mengganggu program vaksinasi nasional. Pasalnya, semua vaksin yg rusak itu merupakan bagian dari paket bantuan untuk negara lain.

Perdana Menteri Denys Shmygal pada 17 Juni mengatakan Estonia akan mengalokasikan 200.000 dosis vaksin COVID-19 ke Ukraina.

Slot info lainnya:
  • Bukan Buatan Amerika atau China, Vaksin Ini Diklaim 90 Ampuh Melawan Varian Delta
  • Kemenkes Hapus Syarat Domisili KTP untuk Pemenerima Vaksin Covid-19

Hingga Selasa Estonia telah memvaksin 50,4 persen populasi orang dewasa dengan sedikitnya satu dosis, di bawah rata-rata 58,7 persen Eropa. (ant/dil/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:

TAGS   vaksin covid-19 Vaksin AstraZeneca Vaksin rusak Estonia

BERITA TERKAIT
  • Palang Merah Sebut Varian Deltan & Krisis Tabung Oksigen Mendorong Indonesia ke Jurang Bencana COVID-19
  • Banyak juga Jumlah WNA Positif COVID-19 di Bali, Sebegini
  • Pejabat Korut Bikin Kesalahan Fatal Terkait Penanganan COVID-19, Begini Reaksi Kim Jong Un
  • Ganjar Bilang Begini Soal Penerapan PPKM Darurat
  • Annisa Pohan Positif COVID-19, AHY Isolasi Mandiri, SBY?
  • Covid-19 Menggila, Warga Panik, Permintaan Tabung Oksigen Meningkat

SPONSORED CONTENT

loading…

.SC_TBlock_321180_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 100px; height: 102px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 a { font-family: Georgia, Times, Times New Roman, serif !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; }

loading…

.SC_TBlock_321187_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 102px; height: 100px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321187 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; } #SC_TBlock_321187 a { font-family: Georgia, Times, Times New Roman, serif !important; } .SC_TBlock > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; }

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *