oleh

Setneg jelaskan alasan pengambilalihan TMII dari Yayasan Harapan Kita

Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (7/4). ANTARA/Rangga Pandu

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Sekretariat Negara mengatakan salah satu alasan dikembalikannya pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dari Yayasan Harapan Kita ke Kemensetneg karena rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan supaya kualitas pengelolaan aset negara jadi lebih baik.

beincash

“Temuan dari BPK di bulan Januari 2021 untuk laporan hasil pemeriksaan 2020, rekomendasinya harus ada pengelolaan yg lebih dari dari Kemensetneg untuk aset yg dikuasai negara tersebut,” mengatakan Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara, Setya Utama, dalam jumpa pers daring di Jakarta, Rabu.

Sebelum temuan BPK, mengatakan dia, Kementerian Sekretariat Negara juga sudah sejak lama memberikan pengarahan kepada pengelola TMII supaya meningkatkan kualitas layanan. Kemudian, audit dilakukan kepada pengelolaan TMII.

Baca juga: TMII alami lonjakan pengunjung di libur Hari Raya Nyepi

“Kemudian ada regu legal audit yg dari Fakultas Hukum UGM yg masuk ke sana, kemudian BPKP (Badan Pengawasan Keuangan & Pembangunan) masuk untuk audit finansial, & terakhir ada temuan dari BPK,” mengatakan dia.

Dengan berbagai temuan & rekomendasi itu, Kemensetneg mengajukan untuk mengambil alih kembali pengelolaan TMII. Setelah pengajuan dari Kementerian Sekretariat Negara, Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 19/2021 tentang Pengelolaan TMII.

Baca juga: TMII terapkan transaksi nontunai di pintu masuk

Perpres itu menegaskan penguasaan & pengelolaan TMII oleh Kementerian Sekretariat Negara serta berakhirnya pengelolaan oleh Yayasan Harapan Kita.

Menteri Sekretaris Negara. Pratikno, menegaskan, TMII sejak dahulu merupakan aset milik negara di bawah Kementerian Sekretariat Negara. Namun pada 1977, terbit Keputusan Presiden Nomor 51/1977 yg memberikan pengelolaan TMI kepada Yayasan Harapan Kita.

Baca juga: TMII berharap gapura raksasa menarik kunjungan wisatawan asing

“Jadi Yayasan Harapan kita sudah 44 tahun mengelola aset negara ini yg tercatat di Kementerian Sekretariat Negara, & kami berkewajiban untuk mengelola, untuk memberikan manfaat seluas-luasnya ke masyarakat,” katanya.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2086226/setneg-jelaskan-alasan-pengambilalihan-tmii-dari-yayasan-harapan-kita

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *