oleh

Semua Keluarganya Positif Covid-19, Sayang Kuya Stres Hingga Nangis

Keluarga Uya Kuya [Instagram/@astridkuya]

“Gue teriak sekencang mungkin,” katanya.

Simaknews.com – Artis Cinta Kuya meluapkan isi hatinya setelah semua keluarganya termasuk sang orangtua, Uya Kuya & Astrid Khairunisha serta adiknya, Nino Kuya dinyatakan positif Covid-19.

beincash

Dia mengaku sangat terpukul hingga mengalami stres berat. Hal itu diungkap Cinta Kuya dalam video terbarunya di YouTube.

“Awal mulanya itu pas papah saya nge-drop jatuh sakit. Aku pikir positif kalau papah kecapekan. Nggak kepikiran papah kena sama corona ini,” mengatakan Cinta Kuya mengawali.

Baca Juga: Dirawat Akibat Covid-19, Uya Kuya Habiskan Rp 233 Juta

“Karena papah parnoan, terus swab hasilnya positif. Di situ saya khawatir kaget, dikabari ditelepon dibilang kalau papah positif & mamah juga,” sambungnya lagi.

Di situ, dia & orangtuanya langsung pisah apartemen. Cinta Kuya tinggal berempat bareng Nino Kuya serta dua asisten rumah tangga (ART).

73226-keluarga-uya-kuya-instagramatastridkuya-1613487836Keluarga Uya Kuya [Instagram/@astridkuya]

Tapi pada akhirnya kedua ART itu juga mendadak sakit yg menunjukkan gejala virus corona.

“Aku bingung banget. Papah pindah ke apartemen, saya juga pindah. Terus mba saya juga ngedrop. Aku tinggal bertiga aja cuma Nino & mba satunya. Aku jadi bertanggung jawab banget karena beli makan, beli keperluan. Tapi nggak lama dari itu mba satunya ngedrop,” beber Cinta Kuya.

Kala itu dia tidak memungkiri langsung menangis. Apalagi Uya Kuya & Astrid Khairunisha juga dilarikan ke rumah sakit mengingat kondisinya semakin memburuk.

Baca Juga: Istri & Anak Uya Kuya Juga Positif Corona

“Sebelum itu, papah mamah itu dikabari masuk ke rumah sakit, saya semangatin mereka. Kalau video call itu saya nangis, karena mereka kurus banget,” jelasnya.

Lalu Cinta Kuya pun tinggal berdua dengan Nino Kuya. Tapi tak lama dari itu, sang adik juga dinyatakan positif virus corona.

“Terus berdua sama Nino. Gue setiap hari beli makanan bolak-balik. Nino tiba-tiba panas. Terus gue rawat dia tetap jaga jarak. Dia mau apa gue beliin. Kita swab sama dua mba itu. Akhirnya dua mba itu positif, Nino juga positif,” tutur Cinta Kuya berkaca-kaca.

Dengan suara terbata-bata, remaja 17 tahun ini mengakui hatinya hancur.

“Gue syok banget. Gue teriak sekencang mungkin,” ucap Cinta Kuya.

Meskipun bersyukur hasil tesnya negatif, Cinta Kuya menyebut bahwa tetap kepikiran melihat seluruh anggota keluarganya terpapar virus corona.

“Alhamdulillah gue negatif. Gue bersyukur negatif. Tapi satu sisi gue kesepian. Jadi pas Nino positif itu nggak dapat tidur hingga stres. Cuma dapat salat,” tandasnya.

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *