oleh

Sekjen Wantannas mendukung wacana pembentukan PPHN

Slot SimakNews.com – Sekjen Wantannas mendukung wacana pembentukan PPHN,

Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) Laksdya TNI Harjo Susmoro menerangkan sejarah, tugas, & fungsi lembaganya kepada para jurnalis, di Gedung Dewan Ketahanan Nasional, Jakarta, Senin (6/9/2021). ANTARA/Genta Tenri Mawangi

Untuk membangun negara ini (butuh rencana) pembangunan jangka pendek, menengah, & panjangJakarta (ANTARA) – Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Sekjen Wantannas) RI Laksamana Madya TNI Harjo Susmoro mendukung wacana menghidupkan kembali Garis Garis Besar Haluan Negara (GBHN) jadi Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN).

Alasannya, PPHN dapat berfungsi sebagai acuan atau arah pembangunan & pembuatan kebijakan yg terkait dengan pertahanan negara serta meningkatkan kesejahteraan bangsa.

“Untuk membangun negara ini (butuh rencana) pembangunan jangka pendek, menengah, & panjang,” mengatakan Sekjen Wantannas, saat menjawab pertanyaan ANTARA, di Jakarta, Senin.

Ia menerangkan secara teoretis, negara harus memiliki strategi akbar nasional yg jadi acuan tertinggi strategi & kebijakan militer serta nonmiliter.

“Tujuan grand strategy, strategi akbar nasional itu untuk mewujudkan berbagai kepentingan nasional, yaitu Indonesia yg kondusif & Indonesia yg sejahtera,” mengatakan Laksdya Harjo Susmoro.

Wacana pembentukan PPHN kembali banyak dibahas oleh publik, setelah Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyampaikan rencana itu saat Sidang Tahunan MPR RI pada 16 Agustus 2021.

Demi membentuk PPHN, Ketua MPR RI mengusulkan adanya amendemen UUD 1945 secara terbatas.

“PPHN akan jadi landasan setiap rencana strategis Pemerintah, seperti pemindahan Ibu Kota Negara dari Provinsi DKI Jakarta ke Provinsi Kalimantan Timur, pembangunan infrastruktur tol laut, tol langit, koneksitas antarwilayah, & rencana pembangunan strategis lainnya,” ujar Bambang Soesatyo dalam pidatonya bulan lalu.

Terkait wacana membentuk PPHN, Sekjen Wantannas berpendapat, hal ini dapat dibahas oleh para pemangku kepentingan yg tergabung dalam Dewan Keamanan Nasional, yg saat ini namanya masih Dewan Ketahanan Nasional.

“Jadi dapat dibahas secara utuh (oleh Dewan Keamanan Nasional) bagaimana membangun & mengamankan. Dalam konteks ini, GBHN (saat ini PPHN) juga dapat,” ujar Harjo.

Oleh karena itu, Harjo berharap Dewan Ketahanan Nasional dapat segera direvitalisasi jadi Dewan Keamanan Nasional.

“Kalau merujuk pada nomenklatur, lebih pas Dewan Keamanan Nasional, karena itu lazim ada di negara-negara besar, (dan lembaga itu) bertugas mengatasi persoalan-persoalan kedaulatan yg potensial maupun faktual,” ujar Harjo.

Ia menyebut ancaman kedaulatan yg potensial antara lain bahaya-bahaya laten, sedangkan ancaman faktual di antaranya radikalisme, terorisme, & pandemi COVID-19.
Baca juga: Wakil Ketua MPR nilai hadirkan PPHN cukup melalui UU
Baca juga: Bamsoet: MPR terbuka bagi aspirasi masyarakat terkait PPHN

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2375830/sekjen-wantannas-mendukung-wacana-pembentukan-pphn

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *