oleh

Sebut Mantan Istri Sudah Turun Mesin, Aa Gym Dapat Komentar Dari Komnas Perempuan Dianggap Merendahkan

Slot SimakNews.com – Sebut Mantan Istri Sudah Turun Mesin, Aa Gym Dapat Komentar Dari Komnas Perempuan Dianggap Merendahkan,

Online – Pendakwah Aa Gym dianggap merendahkan perempuan karena sebut mantan istri sudah turun mesin.

Aa Gym pernah sebut sang mantan istri yg sudah menemani selama 19 tahun sudah mengalami 7 kali turun mesin.

Setelah 19 tahun hidup bersama Aa Gym & Teh Ninih resmi bercerai, namun meski sudah bercerai keduanya masih hangat diperbincangkan.

Apalagi soal Aa Gym yg sebut Teh Ninih sudah tujuh kali turun mesin, & itu menuai komentar dari Komnas Perempuan.

“Ini adalah istri yg sudah 19 tahun mendampingi saya. Sudah 7 kali turun mesin,” ungkap Aa Gym seperti dikutip SeputarTangsel.Com dari Pikiran-Rakyat Tasikmalaya.

Sontak pernyataan Aa Gym mendapat komentar dari Komnas Perempuan yg menganggap itu sebagai tindakan merendahkan kaum perempun.

Komnas Perempuan menanggapi mengatakan ‘turun mesin’ yg disebut Aa Gym untuk Teh Ninih.

“Terkait polemik pernyataan AG, seorang pemuka agama sekaligus tokoh publik yg mengpakai istilah “turun mesin” kepada istrinya,” seperti diungkap Bahrul Fuad

Menyikapi istilah ‘turun mesin’ dari sang pemuka agama Aa Gym, Komnas Perempuan mengimbau untuk menghindari kekerasan psikis atau seksual melalui verbal atau non verbal seperti istilah diatas.

“Komnas Perempuan imbau untuk menghindari kekerasan psikis atau kekerasan verbal/simbolik & pelecehan seksual kepada perempuan,” tambahnya.

Istilah ‘turun mesin’ dianggap sebagai laya peyoratif yg dapat dimaknai sebagai sikap yg merendahkan.

“Sebagai ungkapan yg dipakai untuk menggambarkan kondisi tubuh perempuan, “turun mesin” merupakan istilah peyoratif, yaitu sikap yg merendahkan, menghina atau mencemooh,” jelasnya mengungkapkan.

Selain itu, istilah ‘turun mesin’ juga dianggap sebagai kekerasan melalui verbal atau lisan. (seputartangsel.pikiran-rakyat.com)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *