oleh

Satgas Pamtas gunakan tandu evakuasi warga sakit tumor mulut

Slot SimakNews.com – Satgas Pamtas gunakan tandu evakuasi warga sakit tumor mulut,

Anggota Satgas Pamtas Yonmek 643/Wanara Sakti dari Pos Panga langsung mengevakuasi salah satu wargaDesa Semangetkefasilitas kesehatanterdekat dengan mengpakai tandu. (Istimewa)

Akses jalan yg sulit, menciptakan proses evakuasi memerlukan waktu. Hal itu karena mulai dari rumah ibu Sinjan harus dievakuasi mengpakai tandu darurat untuk dibawa ke pinggir jalan akbar yg berjarak sekitar tiga kilometer dengan berjalan kakiPontianak (ANTARA) – Satgas Pamtas Yonif Mekanis (Yonmek) 643/Wanara Sakti dari Pos Panga mengerjakan evakuasi ke Puskesmas Entikong mengpakai tandu kepada salah seorang warga Desa Semanget, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat, yg membutuhkan pertolongan karena sakit tumor mulut.

“Anggota kami langsung memberikan bantuan evakuasi kepada Sinjan (56) yg mengalami sakit tumor mulut, karena sulitnya sarana angkut maka yg bersangkutan diangkut mengpakai tandu & dipikul oleh anggota kami & warga secara bergantian,” mengatakan Dansatgas Pamtas Indonesia-Malaysia Yonmek 643/Wns, Letkol Inf Hendro Wicaksono di Entikong, Rabu.

Ia menjelaskan Sinjan dievakuasi pada Selasa (25/5) mengpakai tandu oleh anggota Satgas Pos Panga, karena keadaan ekonomi & jarak yg cukup jauh menciptakan ibu paruh baya itu tidak dapat memeriksakan diri di Pukesmas terdekat.

Menurut Dansatgas, kronologis berawal semenjak serah terima Pos Panga, Danpos langsung mendapatkan laporan masyarakat bahwa ada salah satu warga Dusun Panga yg sakit & butuh pertolongan kesehatan.

Baca juga: Satgas TNI beri latihan bela diri karate untuk anak di perbatasan

Kemudian Danpos Panga Letda Inf Yopy Prasetyo langsung memerintahkan dua orang anggota kesehatan untuk mendatangi & memeriksa keadaan warga tersebut.

Setelah diperiksa & diobati oleh personel kesehatan Pos Panga, diagnosa awal Sinjan menderita infeksi mulut yg sudah lama, sekitar lima tahunan & menciptakan lumpuh serta tidak dapat jalan sehingga harus memerlukan rujukan ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat.

Mengetahui hal itu, katanya, anggota Pamtas langsung memberikan tindakan berupa pemeriksaan & mengerjakan pengobatan kepada ibu tersebut & langsung mengerjakan evakuasi ke Puskesmas Entikong pada Hari Selasa (25/5).

“Akses jalan yg sulit, menciptakan proses evakuasi memerlukan waktu. Hal itu karena mulai dari rumah ibu Sinjan harus dievakuasi mengpakai tandu darurat untuk dibawa ke pinggir jalan akbar yg berjarak sekitar tiga kilometer dengan berjalan kaki,” katanya.

Baca juga: Satgas TNI bantu angkutan siswa ke sekolah di perbatasan RI-PNG

Sehingganya dipinggir jalan besar, ungkap Dansatgas, ibu Sinjan di evakuasi mengpakai mobil ambulan milik Satgas Pamtas menuju Puskesmas Entikong dengan di dampingi personel kesehatan dari Pos Kotis & beberapa keluarganya.

Atas inisiatif tersebut, dirinya mengapresiasi apa yg dilakukan prajuritnya di Pos Panga, di mana ketika melaksanakan kegiatan di wilayahnya mendapat informasi warga dalam kondisi sakit & sanggup menanganinya secara cepat.

Hal ini adalah sebagai bentuk wujud dari pelaksanaan 8 wajib TNI secara nyata di masyarakat yaitu jadi contoh & mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya.

“Kami berharap seluruh anggota dapat melanjutkan serta maksimalkan apa yg dapat dilakukan kepada masyarakat, sehingga apa yg dilakukan dengan cepat ini dapat berdampak positif bagi seluruh masyarakat di sekitar lingkungan Pos Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns,” katanya.

Baca juga: Satgas TNI bantu mengajar siswa SD di perbatasan RI-PNG

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2176326/satgas-pamtas-gunakan-tandu-evakuasi-warga-sakit-tumor-mulut

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *