oleh

Satgas amankan pebisnis melintasi batas RI-Timor Leste secara ilegal

Slot SimakNews.com – Satgas amankan pebisnis melintasi batas RI-Timor Leste secara ilegal,

Personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Indonesia-Timor Leste & petugas imigrasi di Atambua berpose bersama saat menahan oknum pebisnis berinisial JMB (keempat kanan) yg melintasi wilayah perbatasan negara secara ilegal. ANTARA/HO-Satgas Pamtas RI-Timor Leste.

Kupang (ANTARA) – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Indonesia-Timor Leste menahan seorang oknum pebisnis asal Timor Leste berinisial JMB yg melintasi wilayah perbatasan tanpa mengantongi dokumen resmi atau ilegal.

“Oknum warga JMB ini melintasi perbatasan melalui jalan tikus di Haekesak untuk membeli barang-barang di Atambua, Kabupaten Belu,” mengatakan Komandan Kompi Tempur I Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Indonesia-Timor Leste Letnan Satu Infantri Tofan C Riski, ketika dikonfirmasi dari Kupang, Rabu.

Ia menjelaskan pengamanan oknum pebisnis itu berawal dari informasi masyarakat kepada personel di Pos Lintas Batas Negara Motaain tentang kegiatan ilegal.

Baca juga: Pagar negara itu harus kokoh (1)

Informasi itu ditindaklanjuti melalui personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Indonesia-Timor Leste Batalion Infantri 742/SWY yg menelusuri & menemukan dua unit mobil pickup sedang memuat puluhan karung garam.

Mobil itu diarahkan ke Pos Motaain besama sopir untuk dimintai keterangan. Selanjutnya JMB selaku pemilik mobil datang & maksud berkoordinasi dengan personel di pos.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, JMB mengakui bahwa ia sudah mengerjakan kegiatan bisnis seperti ini sejak tujuh tahun yg lalu,” katanya.

Baca juga: Jumlah pelintas batas di Mota Ain turun 70 persen

Ia menjelaskan, JMB melintasi wilayah perbatasan secara ilegal untuk membeli sejumlah barang di Kabupaten Belu yg sudah ditahan di antaranya 59 karung garam, handphone beserta alat pendukung.

Selain itu juga terdapat nota pembelian barang yg bertuliskan 108 dos benang merah, 20 dos benang emas, 2 karung benang katun putih yg bernilai puluhan juta rupiah & nota belanja untuk ternak babi yg bernilai ratusan juta rupiah.

Baca juga: Timor Leste lakukan “lockdown”, WNI tertahan di perbatasan

Selain barang-barang tersebut, mengatakan dia personel Pos Motaain juga menyita sejumlah uang berupa mata uang dolar maupun rupiah yg diduga akan dipakai untuk membeli sejumlah barang di Belu.

Tofan mengatakan, setelah pemeriksaan, JMB beserta seluruh barang bukti kecuali 59 karung garam diserahkan kepada Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua untuk diproses hukum lebih lanjut.

“Barang bukti 59 karung garam akan kami kumpulkan di markas komando untuk diserahkan kepada instansi terkait pada saat kami menyelesaikan tugas,” katanya.

Baca juga: Kepala BNN: Perbatasan Motaain Tempat Transaksi Narkoba

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2456749/satgas-amankan-pebisnis-melintasi-batas-ri-timor-leste-secara-ilegal

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *