oleh

Sahroni: Polri tinjau ulang kebijakan larangan sepeda di ganjil-genap

Slot SimakNews.com – Sahroni: Polri tinjau ulang kebijakan larangan sepeda di ganjil-genap,

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. (ANTARA)

Kebijakan larangan sepeda di jalur sepeda ini wajib dipertimbangkan kembali dengan beberapa alasanJakarta (ANTARA) – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Polri khususnya Polda Metro Jaya meninjau ulang kebijakan larangan sepeda melintasi jalur sepeda yg ada di kawasan yg menerapkan sistem ganjil genap, seperti Jalan Jenderal Sudirman & Jalan M.H Thamrin, & Haji R. Rasuna Said.

“Kebijakan larangan sepeda di jalur sepeda ini wajib dipertimbangkan kembali dengan beberapa alasan,” mengatakan Sahroni dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Dia menjelaskan alasan pertama, kalau disebutkan keberadaan sepeda takut menyebabkan kerumunan, itu kurang berkorelasi. Hal itu menurut dia karena jalur sepeda untuk sepeda, sehingga tidak akan terlalu ramai.

“Kalau kekhawatirannya sepeda ‘roadbike’ menciptakan kerumunan, pada faktanya di lapangan pengguna ‘roadbike’ juga cuma bersepeda hingga pukul 6.30 WIB & tidak lewat jalur sepeda. Jadi saya rasa aturannya kurang tepat,” ujarnya.

Alasan kedua menurut dia, kebijakan Polda Metro Jaya tersebut cenderung diskriminatif kepada para pengguna sepeda karena larangan tersebut diberlakukan setiap hari.

Dia mempertanyakan kebijakan tersebut diberlakukan bagi pedagang kopi keliling atau “starling” yg mencari uang dari berjualan & orang pergi ke kantor mengpakai sepeda untuk kelestarian lingkungan hidup.

“Kasihan orang-orang yg aktivitas hariannya mengpakai sepeda seperti pedagang kopi keliling & orang-orang yg pergi kantor naik sepeda untuk alasan lingkungan. Jadi menurut saya aturan ini diskriminatif,” katanya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengingatkan masyarakat tidak bersepeda di ruas Jalan Sudirman-Thamrin selama penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

“Untuk teman-teman yg hobi sepeda tetap tidak diperbolehkan melewati jalur tersebut selama PPKM Level 3,” mengatakan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, di Jakarta, Rabu (25/8).

Kebijakan larangan bagi pesepeda melintasi rute tersebut diberlakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan massa yg berpotensi penyebaran COVID-19 saat penerapan PPKM.

Baca juga: Puan ajak mahasiswa hadirkan kembali kejayaan Indonesia pasca-pandemi
Baca juga: Komisi IV DPR RI dorong KLHK perkuat program kemasyarakatan di masa pandemi

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2354806/sahroni-polri-tinjau-ulang-kebijakan-larangan-sepeda-di-ganjil-genap

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *