oleh

Rektor Atma Jaya: Penyerapan anggaran COVID-19 harus ditingkatkan

Slot SimakNews.com – Rektor Atma Jaya: Penyerapan anggaran COVID-19 harus ditingkatkan,

Tangkapan layar saat Rektor Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Dr. Agustinus Prasetyantoko memberi pemaparan dalam webinar Komitmen Demokrasi Sebagai Jalan Menuju Kesejahteraan. (28/7/2021) (ANTARA/Putu Indah Savitri/pri.)

Jakarta (ANTARA) – Rektor Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Dr. Agustinus Prasetyantoko menyatakan bahwa kemampuan pemerintah Indonesia untuk menyerap anggaran COVID-19 harus ditingkatkan.

“Baru dieksekusi sekitar 37 persen dari total anggaran yg diberikan,” mengatakan Agustinus Prasetyantoko di seminar dalam jaringan (daring) bertema Komitmen Demokrasi Sebagai Jalan Menuju Kesejahteraan, Rabu.

Presiden Joko Widodo (Jokowi), pada 21 Juli 2021, mengumumkan penambahan anggaran sektor proteksi sosial sebesar Rp55,21 triliun, sehingga anggaran jadi sebesar Rp187,8 triliun sebagai bantuan pemerintah untuk masyarakat yg terdampak oleh perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Peningkatan dana proteksi sosial juga diiringi dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) yg mendorong pemerintah daerah untuk mempercepat penyaluran bantuan sosial.

Baca juga: Polri kawal penyarapan anggaran penanganan COVID-19 di daerah

Melalui dinamika tersebut, Prasetyantoko menyatakan bahwa pemerintah harus meningkatkan kemampuan mengeksekusi anggaran untuk menjamin kesejahteraan masyarakat.

“Setelah pandemi, agendanya jadi jelas tentang apa saja yg perlu ditingkatkan,” mengatakan Rektor Unika Atma Jaya tersebut.

Ia mempercayai bahwa pertumbuhan ekonomi & peningkatan kesejahteraan masyarakat harus ditopang dengan satu kelembagaan yg kokoh. Kemampuan eksekusi anggaran pun dapat dibenahi apabila sistem kelembagaan di Indonesia disempurnakan.

“Termasuk sistem politik sekali pun, harus diidentifikasikan permasalahannya,” katanya.

Di sisi lain, Prasetyantoko juga menekankan potensi yg dimiliki oleh Indonesia apabila berhasil bertahan & mengatasi pandemi COVID-19 dengan baik. Potensi tersebut diyakini akan mengantar Indonesia untuk masuk ke fase ekonomi selanjutnya.

Baca juga: Wapres imbau kepala daerah tingkatkan penyerapan anggaran COVID-19

“Indonesia sekarang bergulat dengan pandemi, lalu (akan) keluar dari pandemi & bertransformasi. Ini yg harus dirumuskan,” ucap Prasetyantoko memaparkan.

Pada fase transformasi ekonomi, Indonesia diharapkan dapat memiliki sumber-sumber pertumbuhan ekonomi yg baru & didukung oleh pendekatan-pendekatan baru.

“Ini sebuah peluang yg harus diakselerasi dengan teknologi & harus diidentifikasi sejak awal,” katanya.

Adapun yg dimaksud dengan identifikasi ialah untuk mengetahui wilayah-wilayah apa yg dapat dikembangkan mengpakai teknologi & meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam perkembangannya.

“Sehingga dapat jadi sumber pertumbuhan ekonomi yg berkelanjutan,” tutur Prasetyantoko.

Baca juga: Mendagri: Daerah jangan ragu percepat realisasi penyerapan belanja

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2294886/rektor-atma-jaya-penyerapan-anggaran-covid-19-harus-ditingkatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *