oleh

PWI Lebak kecam pembunuhan pempred media online di Medan

Slot SimakNews.com – PWI Lebak kecam pembunuhan pempred media online di Medan,

Ilustrasi – Penembakan. ANTARA/Ardika/am.

Lebak (ANTARA) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lebak, Banten, mengecam keras tindakan penembakan hingga tewas kepada pemimpin redaksi Lassernews.Today.com , Mara Salem Harahap, di Kabupaten Simalungung, Sumatera Utara. “Pembunuhan itu sangat keji & berharap polisi setempat segera menangkap pelaku itu, ” mengatakan Ketua PWI Kabupaten Lebak, Fahdi Khalid, di Lebak, Sabtu.

Baca juga: LaNyalla minta Kapolri beri atensi kasus pembunuhan wartawan di Mamuju Pembunuhan kepada Harahap (42) di dalam mobilnya pada perjalanan dia kembali ke rumahnya di Dusun VII, Desa Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, pada Jumat dini hari (19/6), itu menimbulkan keprihatinan pekerja jurnalistik. Wartawan, mengatakan dia, dilindungi UU Nomor 40/1999 tentang Pers sehingga PWI Kabupaten Lebak mengecam & mengutuk pembunuhan kepada Harahap itu. Kasus penembakan kepada korban yg saat itu berada di dalam mobil pribadinya di letak yg tidak jauh dari rumahnya itu diduga sudah direncanakan pelaku.

Baca juga: Jurnalis Kabupaten Polewali Mandar minta pembunuh wartawan ditangkap Namun, mengatakan dia, “Jika pembunuhan itu terkait pemberitaan atau produk jurnalistik tentu sangat disayangkan.” Menurut dia, kecenderungan kekerasan kepada wartawan di Indonesia cukup tinggi, yg berdasarkan data Lembaga Bantuan Hukum Pers terjadi 117 kasus sepanjang 2020. Kekerasan kepada wartawan itu mulai kekerasan verbal, fisik hingga pembunuhan.

Baca juga: Wartawan Sulbar aksi desak polisi usut tuntas pembunuhan Demas Leira Namun demikian, PWI Kabupaten Lebak meminta para pewarta tetap bekerja profesional sesuai kaidah jurnalistik dengan mewartakan faktual & berimbang. Pekerja jurnalistik itu, mengatakan dia, pekerja mulia untuk menginformasikan berbagai peristiwa di dunia. Selain itu juga wartawan berperan untuk mensejahterakan masyarakat dengan menyampaikan berita membangun, edukasi atau mendidik, menghibur juga membangkitkan semangat sayang Tanah Air.

Baca juga: Forum Pemred: Ancaman pembunuhan wartawan tidak boleh dibiarkan “Kami setiap bulan memberikan pembekalan jurnalistik juga diskusi serta pelatihan teknik menulis berita yg benar & tidak hoaks guna menghindari kekerasan yg dialami wartawan, ” katanya.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2220898/pwi-lebak-kecam-pembunuhan-pempred-media-online-di-medan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *