oleh

Puan: Jangan sampai “kecolongan” penularan COVID-19 dari bandara

Ketua DPR RI Puan Maharani. (ANTARA/HO-DPR RI/aa.)

Jakarta (ANTARA) – Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan lembaganya menaruh perhatian akbar kepada kondisi bandara-bandara di Indonesia supaya tidak terjadi “kecolongan” pergerakan penularan COVID-19 dari bandara.

“Karena itu DPR RI menaruh perhatian akbar kepada kondisi bandara-bandara kita supaya tidak terjadi ‘kecolongan’ pergerakan penularan COVID-19 dari bandara,” mengatakan Puan saat mengunjungi Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Rabu.

Puan menyampaikan hal itu sekaligus untuk menanggapi paparan yg dihinggakan Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta mengenai “Pengamanan Obvitnas, Penanganan Covid-19 & Operasi Ketupat Jaya 2021”.

Baca juga: Puan: Idul Fitri momentum tepat kuatkan solidaritas bangsa

Puan meninjau Bandara Soekarno Hatta, di Banten untuk mengawasi pelaksanaan larangan mudik yg diterapkan pemerintah. Peninjauan dilakukan untuk memastikan aturan mudik & penanganan COVID-19 berjalan baik.

Dalam kunjungan tersebut, dia juga sempat berbincang dengan seorang penumpang yg akan bepergian mengpakai pesawat & dipastikan penumpang tersebut tidak termasuk orang yg dilarang mudik.

“Saya juga meminta pelaksanaan tes terkait deteksi Covid-19 seperti Swab PCR & Rapid Antigen dilaksanakan secara disiplin & mengikuti protokol kesehatan,” ujar Puan dalam rilisnya.

Politisi PDI Perjuangan itu juga berbincang dengan petugas tes COVID-19 & petugas di posko karantina. Puan berpesan supaya kejadian penggunaan alat tes bekas seperti kasus di suatu bandara beberapa waktu lalu tidak ditiru.

Baca juga: Puan akan tinjau pelaksanaan larangan mudik di Bandara Soetta

Dia juga berpesan supaya tracing & supervisi ketat benar-benar dilakukan guna memastikan penumpang dari luar negeri betul-betul menginap di hotel atau tempat karantina yg sudah ditunjuk & tidak melarikan diri.

“Kedisiplinan protokol kesehatan ini harus terus dilakukan hingga kita benar-benar selesai pandemi, bukan cuma dalam rangka Hari Raya,” ujarnya.

Selain itu Puan juga mengingatkan supaya pemerintah peka kepada kekhawatiran yg dirasakan masyarakat yaitu terkait adanya anggapan publik kalau pemerintah tidak adil karena melarang mudik tetapi mengizinkan warga dari luar negeri masuk Indonesia.

Menurut dia, pemerintah harus peka & perlu disinergikan aturan antara kementerian/lembaga yg berbeda & dapat menimbulkan kebingungan atau kecemburuan di lapangan.

Baca juga: Ketua DPR RI tinjau penyekatan mudik di Pelabuhan Bakauheni

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2152542/puan-jangan-sampai-kecolongan-penularan-covid-19-dari-bandara

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *