oleh

Puan ingatkan anggota optimalkan waktu pembahasan RUU prioritas

Tangkapan Layar Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Puan Maharani membacakan pidato pembukaan Masa Persidangan V saat Rapat Paripurna DPR RI ke-17 di Gedung Nusantara II, Jakarta, Kamis (6/5/2021), sebagaimana disiarkan oleh kanal Youtube DPR RI. ANTARA/Genta Tenri Mawangi.

(Seluruh AKD DPR RI agar, red) membuka ruang partisipasi masyarakat seluas-luasnya untuk memberikan masukan & pandangannyaJakarta (ANTARA) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Puan Maharani mengingatkan seluruh alat kelengkapan dewan (AKD) termasuk para anggota DPR & komisi-komisi supaya mengoptimalkan waktu pembahasan rancangan undang-undang (RUU) yg jadi prioritas pada 2021.

“Pelaksanaan fungsi legislasi pada masa persidangan ini, DPR akan memprioritaskan pembahasan RUU yg jadi prioritas Tahun 2021 ini bersama dengan pemerintah. Semua AKD DPR yg terkait supaya dapat mengoptimalkan waktu pembahasan RUU & tetap memperhatikan kualitas substansi dalam memenuhi kebutuhan hukum nasional,” mengatakan Puan saat sidang paripurna di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis.

Dalam kesempatan itu, Puan meminta supaya seluruh anggota dewan dapat memastikan pembahasan RUU selaras dengan Undang-Undang Negara Republik Indonesia Tahun 1945, & dapat membuka ruang yg luas untuk partisipasi masyarakat.

“(Seluruh AKD DPR RI agar, red) membuka ruang partisipasi masyarakat seluas-luasnya untuk memberikan masukan & pandangannya,” mengatakan Puan menegaskan.

Ia menyebut tuntas-nya pembahasan RUU Prioritas 2021 merupakan ukuran kinerja yg sudah ditetapkan bersama oleh DPR RI & pemerintah.

Oleh karena itu, Puan meminta supaya seluruh alat kelengkapan dewan segera menjalankan tahap-tahap dalam pembentukan undang-undang.

Baca juga: Baleg setuju RUU Ciptaker dibawa ke Rapat Paripurna DPR

Baca juga: RUU MK dibawa ke Rapat Paripurna

Setidaknya ada 33 RUU yg masuk dalam daftar program legislasi nasional (prolegnas) prioritas 2021. RUU itu merupakan usulan dari DPR RI, pemerintah, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, & kumulatif terbuka.

RUU prioritas 2021 yg diusulkan oleh DPR RI, di antaranya RUU Pelindungan Pekerja Rumah Tangga, RUU Penghapusan Kekerasan Seksual, RUU Larangan Minuman Beralkohol, RUU Masyarakat Hukum Adat, & RUU Pelindungan Tokoh Agama & Simbol Agama. Sementara itu, RUU prioritas pada tahun ini yg diusulkan oleh pemerintah antara lain RUU tentang Pelindungan Data Pribadi, revisi kepada UU Landas Kontinen Indonesia, revisi UU Narkotika, & RUU tentang Ibu Kota Negara.

Pembacaan pidato pembukaan Masa Persidangan V Tahun Sidang 2020-2021 jadi agenda utama dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-17 di Jakarta, Kamis. Setidaknya, ada 65 anggota DPR RI hadir mengikuti secara langsung rapat tersebut di Gedung Nusantara II, sementara 246 anggota lainnya hadir secara virtual.

Rapat itu dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar yg membuka pertemuan dengan mengucapkan belasungkawa kepada gugurnya awak KRI Nanggala-402 serta Kepala Badan Intelijen Daerah Papua Mayjen TNI Anumerta I Gusti Putu Danny Karya Nugraha.

“Pada kesempatan ini, kami atas nama pimpinan DPR RI & seluruh anggota menyampaikan duka mendalam kepada awak KRI Nanggala-402 semoga arwah awak kapal tercatat sebagai prajurit terbaik bangsa”.

“Kami juga mengucapkan duka mendalam kepada Kepala BIN Daerah Papua Mayjen TNI Anumerta I Gusti Putu Danny Karya Nugraha & prajurit Polri lainnya yg terlibat kontak senjata dengan kelompok kriminal bersenjata, KKB, untuk menjaga kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semoga arwah para pahlawan mendapat tempat terbaik di sisi Allah. Untuk segenap keluarga, kami doakan senantiasa diberi kesabaran & ketabahan,” ujar Muhaimin sebelum membacakan agenda rapat.

Baca juga: Pemerintah klaim RKUHP terbaik dibawa ke Rapat Paripurna

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2141714/puan-ingatkan-anggota-optimalkan-waktu-pembahasan-ruu-prioritas

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *