covid -
in

PSBB Ketat DKI Mulai 14 September, 5 Tempat Ini Wajib Ditutup

Online – Mulai 14 September, pembatasan sosial berskala akbar (PSBB) kembali diterapkan di DKI Jakarta secara ketat. Nantinya, saat PSBB berlangsung, ada lima tempat yg harus ditutup.

Aturan itu juga tertuang dalam Pergub No 88 Tahun 2020. Pergub tersebut mengatur perubahan atas Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta.

Advertisements

Lima tempat yg harus ditutup tersebut adalah:

1. Sekolah & institusi pendidikan
2. Kawasan pariwisata & taman rekreasi
3. Taman kota & RPTRA
4. Sarana olahraga publik (olahraga dilakukan secara berdikari di lingkungan sekitar rumah)
5. Tempat resepsi perkawinan (pernikahan & pemberkatan perkawinan dapat dilakukan di KUA atau kantor catatan sipil)

“Semua institusi pendidikan, sekolah, masih tetap tutup. Seluruh kawasan pariwisata, taman rekreasi, semua kegiatan hiburan tutup. Begitu juga dengan taman kota, RPTRA (ruang publik terpadu ramah anak), fasilitas biasa yg terkait pengumpulan orang ditutup,” mengatakan Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (13/9/2020).

“Dan keempat, sarana olahraga publik. Olahraga dilakukan secara berdikari di lingkungan masing-masing dan, kelima, kegiatan resepsi pernikahan, seminar, conference, semua dibatasi. Khusus untuk perkawinan & pemberkatan perkawinan dapat dilakukan di KUA atau di Kantor Catatan Sipil,” sambungnya.

Dalam pergub tersebut juga diatur sektor usaha yg diperbolehkan beroperasi. Ada 11 sektor usaha esensial yg diizinkan untuk dibuka dengan wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat & pembatasan kapasitas 50 persen.

“Selama 2 pekan, ada 11 sektor usaha yg tetap boleh beroperasi dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat & membatasi kapasitas 50 persen seperti kemarin,” mengatakan Anies.

Sebelas sektor usaha esensial tersebut adalah:

1. Kesehatan
2. Bahan pangan, makanan, minuman
3. Energi
4. Komunikasi & teknologi informasi
5. Keuangan, perbankan, sistem pembayaran, pasar modal
6. Logistik
7. Perhotelan
8. Konstruksi
9. Industri strategis
10. Pelayanan dasar, utilitas publik & industri yg ditetapkan sebagai objek vital nasional & objek tertentu.
11. Kebutuhan sehari-hari
WhatsApp Image 2020 09 13 at 16.03.22 1600016635 -

Kerumunan di Jakarta Tak Boleh Lebih dari 5 Orang

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyoroti tentang kerumunan yg disebutnya tidak boleh lebih dari lima orang.
“Terkait dengan kegiatan di luar ada ketentuan yg tadi belum saya sebutkan bahwa ada pembatasan kerumunan tidak boleh lebih dari lima orang,” ujar Anies dalam konferensi pers secara virtual dari Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Minggu (13/9/2020).

Anies mengatakan ada tiga peraturan gubernur (pergub) yg melandasi kebijakannya, yaitu Pergub Nomor 33 Tahun 2020 terkait PSBB, Pergub Nomor 79 Tahun 2020, & Pergub Nomor 88 Tahun 2020. Anies menegaskan PSBB yg lebih ketat daripada PSBB transisi ini berlaku mulai besok.

Selain Keluarga, Penumpang Mobil Maksimal Sebaris 2 Orang

Gubernur DKI Anies Baswedan menyebutkan adanya pembatasan jumlah penumpang dalam PSBB. Kendaraan pribadi nantinya cuma boleh berisi dua orang per baris kursi.
“Kendaraan pribadi cuma boleh diisi maksimal dua orang per baris kursi,” ujar Anies dalam konferensi persnya, Minggu (13/9/2020).

Namun Anies mengatakan pembatasan ini tidak berlaku bila kendaraan pribadi tersebut berisi satu keluarga.

“Kecuali bila kendaraan pribadi mengangkut keluarga yg berdomisili satu rumah. Tapi, bila tidak berdomisili, harus mengikuti ketentuan maksimal dua orang per baris,” mengatakan Anies.

Selain itu, Anies menyebut adanya pembatasan pada kendaraan umum. Sedangkan pembatasan jumlah penumpang pada kereta & kapal disebut akan diatur oleh dinas perhubungan.

“Kapasitas dari kendaraan biasa adalah 50 persen meneruskan dari yg ada sekarang. Lalu pembatasan frekuensi layanan & armada,” mengatakan Anies.

“Lalu transportasi darat, kereta & kapal penumpang juga diatur dengan pembatasan jumlah penumpang per kendaraannya. Detailnya nanti akan diatur secara teknis melalui surat keputusan kepala dinas perhubungan,” sambungnya.

Kantor Pemerintah-Swasta Non-esensial Maksimal Kapasitas 25%

Kapasitas perkantoran di DKI Jakarta, baik pemerintah maupun swasta, untuk dua pekan ke depan diatur sebesar 25 persen. Bilamana ditemukan ada kasus positif virus Corona baru (COVID-19), gedung perkantoran itu akan ditutup setidaknya selama tiga hari.

“Adapun terkait dengan kantor pemerintahan, sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi di zona dengan risiko tinggi, dibolehkan beroperasi dengan maksimal 25 persen dari pegawai. Jakarta dua pekan ke depan akan beroperasi dalam status mengizinkan ASN 25 persen sesuai dengan peraturan MenPAN-RB,” ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam konferensi pers secara virtual dari Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Minggu (13/9/2020).

“Adapun para pimpinan berhak mengerjakan penyesuaian yg terkait dengan pelayanan publik yg mendasar yg memang mengharuskan lebih dari 25 persen pegawai, misalnya terkait dengan kebencanaan, terkait dengan penegakan hukum, & sektor-sektor lainnya,” ucap Anies.

Aturan yg sama disebut Anies berlaku pula untuk perkantoran swasta. Sedangkan untuk pasar & pusat perbelanjaan serta 11 sektor esensial, disebut Anies, berlaku kapasitas 50 persen.

“Terkait dengan kegiatan perkantoran swasta yg masuk dalam kategori non-esensial, tempat ini dapat beroperasi dengan pembatasan kapasitas. Pimpinan kantor & tempat kerja wajib mengatur prosedur bekerja dari rumah bagi para pegawai. Apabila beberapa pegawai harus bekerja di kantor, pimpinan tempat kerja wajib membatasi paling banyak 25 persen pegawai berada dalam tempat kerja & dalam waktu bersamaan, pasar & pusat perbelanjaan dapat beroperasi dengan menetapkan batasan kapasitas paling banyak 50 persen pengunjung yg berada pada letak yg bersamaan,” ucap Anies.(detik.com)

“Ada catatan di sini, dalam seluruh aktivitas, bila ditemukan kasus positif pada letak kegiatan-kegiatan ini, seluruh usaha & kegiatan di letak tersebut harus ditutup paling sedikit tiga hari operasi, bukan cuma kantornya, tetapi gedungnya semua harus tutup selama tiga hari operasi,” imbuhnya.

Report

What do you think?

888 points
Upvote Downvote

Written by Agen Slot

Agen Slot Online Terbaru 2020

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0