oleh

PS STORE Kena Ciduk Jual Handphone Ilegal

Batam – Baru-baru ini media sosial dihebohkan dengan penangkapan Putra Siregar, pada kasus 190 handphone ilegal.

PS Store yang selama ini selalu menjual handphone dengan harga yang relatif murah dan terjangkau selalu menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia.

Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta berhasil menyita 190 HP ilegal dengan nilai transaksi sebesar Rp 61,3 juta. Seluruh HP sitaan ini milik Putra Siregar yang juga ditetapkan sebagai tersangka.

Penyerahan barang bukti dan tersangka ini dilakukan atas pelanggaran pasal 103 huruf d Undang-undang nomor 17 tahun 2006 tentang kepabeanan.

Selain menyerahkan barang bukti dan tersangka, Kanwil Bea Cukai Jakarta juga menyerahkan harta kekayaan atau penghasilan PS yang disita di tahap penyidikan, dan akan diperhitungkan sebagai jaminan pembayaran pidana denda dalam rangka pemulihan keuangan negara (dhanapala recovery) yang terdiri uang tunai Rp 500 juta, rumah senilai Rp 1,5 miliar, dan rekening bank senilai Rp 50 juta.

Barang bukti yang disita dari Putra, di antaranya: 1. Uang tunai hasil penjualan sejumlah Rp 61.300.000. 2. Uang tunai senilai Rp 500.000.000. 3. Rumah senilai Rp1.150.000.000. 4. Rekening bank senilai Rp 50.000.000. Totalnya: Rp1.761.300.000. (Rp1,76 Miliar) Kasus ini, kata Ricky, menyangkut dua gerai PS Store. Di antaranya gerai di wilayah Cililitan dan Tangerang. Kami telah mengonfirmasi terkait informasi ini kepada Putra Siregar, pemilik gerai selular PS Store melalui akun Instagramnya. Namun hingga kini Siregar belum meresponsnya.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *