oleh

Presiden dijadwalkan terima tongkat estafet Presidensi di KTT G20 Roma

Slot SimakNews.com – Presiden dijadwalkan terima tongkat estafet Presidensi di KTT G20 Roma,

Presiden Jokowi berbicara pada Pertemuan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia di Auditorium Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta pada Senin (13/9). (Rusman – Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menerima tongkat estafet Presidensi G20 dari Perdana Menteri Italia saat penutupan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Roma, Italia, akhir Oktober 2021.

“Bapak Presiden Bapak Joko Widodo akan menghadiri penutupan KTT G20 di Roma pada tanggal 30-31 Oktober mendatang & di sana Bapak Presiden akan menerima secara resmi penyerahan tongkat estafet Presidensi G20 dari PM Italia kepada Presiden Republik Indonesia,” mengatakan Airlangga dalam konferensi pers daring dipantau dari kanal resmi Youtube Sekretariat Presiden, di Jakarta, Selasa malam.

Indonesia akan secara resmi jadi Presidensi G20 pada 1 Desember 2021 hingga November 2022 dengan tema Recover Together, Recover Stronger atau pulih bersama & pulih lebih kuat. Presidensi G20 selama 2021-2022 ini merupakan kali perdana Indonesia jadi tuan rumah G20, sejak perkumpulan yg berkontribusi pada 85 persen Produk Domestik Bruto (PDB) dunia itu didirikan pada 1999.

Baca juga: Deklarasi G20 tegaskan komitmen pemulihan & masa depan yg inklusif

Selama presidensi G20 di Indonesia, Airlangga mengatakan akan ada banyak pertemuan yg dilakukan antara delegasi dari berbagai negara.

Indonesia sudah menyiapkan 5 pilar prioritas agenda yg akan diperjuangkan di KTT G20 yakni perdana peningkatan produktivitas untuk pemulihan atau promoting productivity, kedua yakni increasing resiliency and stability atau membangun ekonomi dunia yg tangguh pascapandemi, ketiga ensuring sustainabilty and inclusive growth atau menjamin pertumbuhan yg inklusif & berkelanjutan.

“Lalu enabling environment and partnership, ini menciptakan lingkungan kondusif & kemitraan dengan pemangku kepentingan serta forging a stronger collective global leadership ini adalah kepemimpinan kolektif global untuk memperkuat solidaritas,” ujar Airlangga.

Beberapa rangkaian perhelatan KTT G20 yg sudah dipersiapkan Indonesia antara lain 150 pertemuan dengan beberapa perhelatan sepanjang tahun dari tanggal 1 Desember 2021 hingga 30 November 2022.

Pertemuan tersebut berbentuk kelompok kerja (working group) yg akan dihadiri oleh deputi, menteri hingga kepala negara & pemerintahan.

“Jumlah delegasi pertemuan sekitar 500-5800 orang per-event sepanjang tahun & sesuai dengan arahan Bapak Presiden pertemuan akan dilakukan secara hybrid dengan mempertimbangkan kondisi pengendalian COVID-19 & juga dilakukan secara fisik sesuai dengan parameter-parameter yg ada,” mengatakan Airlangga.

Airlangga juga memastikan pertemuan sela atau side event di bawah Presidensi Indonesia akan mengikuti parameter kesehatan, menerapkan protokol kesehatan, & berdasarkan perkembangan pandemi sesuai dengan standar Badan Kesehatan Dunia (WHO).

“Dan terkait dengan persyaratan vaksinasi tentu ditentukan & dilaksanakan di berbagai daerah yg ketersediaan rumah sakitnya klasifikasinya A,” ujarnya.

Baca juga: IGJ harap G20 dorong akses vaksin berkeadilan
Baca juga: Kasal: Pengamanan G-20 di Labuan Bajo akan sesuai prosedur tetap

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2392921/presiden-dijadwalkan-terima-tongkat-estafet-presidensi-di-ktt-g20-roma

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *