oleh

Petisi Boikot Ayu Ting Ting Meningkat, Butuh 32 Ribu Tanda Tangan Lagi

Slot SimakNews.com – Petisi Boikot Ayu Ting Ting Meningkat, Butuh 32 Ribu Tanda Tangan Lagi,

Ayu Ting Ting. (Simaknews.com/Yazir Farouk)

Sementara boikot Ayu Ting Ting dari televisi menggema, sang biduan masih laris tampil di layar kaca.

Simaknews.com – Petisi boikot Ayu Ting Ting meningkat di situs change.org. Terpantau Jumat (13/8/2021) siang sudah ada 118.000 orang yg menandatanganinya.

Peningkatan warganet yg menandatangi petisi Ayu Ting Ting meningkat sebanyak 4.000. sebab semalam, jumlahnya berkisar 114 ribu.

Dance cover Ayu Ting Ting yg paling disorot. (Instagram/ayutingting92)

Sementara itu, target dari petisi boikot Ayu Ting Ting dari televisi adalah 150.000 tanda tangan.

Ini berarti cuma butuh sekitar 32 ribu orang lagi untuk mencapai target.

Baca Juga: Ramai Isu Rating Turun-Petisi Boikot, Ayu Ting Ting: Biarlah Orang Berkata Apa

Hanya saja apakah setelah ini Ayu Ting Ting benar-benar akan diboikot televisi? Belum ada jawaban pasti.

Petisi boikot Ayu Ting Ting.

Sementara boikot Ayu Ting Ting dari televisi menggema, sang biduan masih laris tampil di layar kaca.

Tercatat ada tiga program yg dipandu pelantun Alamat Palsu tersebut. Beberapa diantaranya Brownis, Lapor Pak hingga BTS.

Rekan Ayu Ting Ting di Brownis, Ivan Gunawan juga mengatakan rating & share acara tersebut pun mengalami kenaikan.

Walaupun sempat tersiar kabar acara yg dipandu Ayu Ting Ting mengalami penurunan rating.

Baca Juga: Petisi Boikot Ayu Ting Ting Capai 114 Ribu Tanda Tangan, Targetnya 150 Ribu Orang

“Tunggu-tunggu, pengen tahu Brownis berapa share-nya? Kata orang-orang kok jelek? Kita bagus (rating) ya. 12 ya,” ucap Ivan Gunawan dikutip dari kanal YouTube TRANS TV Official.

Petisi boikot Ayu Ting Ting bermula dari inisiasi Putri Maharani pada Juni 2021. Ini sebagai akibat dari aksi protes karena pedangdut 29 tahun itu dianggap kurang sopan.

“Pada acara Pas Sore. Terlihat waktu acara tersebut live di Trans 7, Ayu Ting Ting menendang salah satu talent,” begitu keterangan di petisi tersebut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *